Tingkatkan Pengetahuan Teknis Keprotokolan, KPU Kabupaten Sleman Ikuti Rapat Koordinasi Keprotokolan KPU se-DIY Via Zoom Meeting
Sleman – Dalam rangka meningkatkan pelaksanaan tugas pengelolaan, penyiapan koordinasi, dan pembinaan teknis protokol di lingkungan KPU se-DIY, KPU Kabupaten Sleman mengikuti Rapat Koordinasi Keprotokolan se-KPU DIY via Zoom Meeting yang diadakan oleh KPU DIY pada Rabu (26/11). Kegiatan yang berlangsung di ruang rapat KPU Kabupaten Sleman dihadiri oleh seluruh SDM KPU Kabupaten Sleman.
Bertindak membuka acara, Ahmad Shidqi selaku Ketua KPU DIY menyampaikan bahwa kegiatan keprotokolan dilakukan untuk menyamakan persepsi standar keprotokolan KPU se-DIY. Shidqi menegaskan protokol memiliki peran penting karena mencerminkan marwah sebuah lembaga. Protokol perlu dipelajari agar tidak hanya berdasarkan feeling karena berkaitan dengan adab atau etika bagaimana memperlakukan pimpinan dari jenjang jabatannya. Protokol akan mengatur tata tempat sampai dengan tata acara sehingga semua subbag di setiap KPU Kabupaten/Kota perlu memahami hal tersebut agar dapat diimplementasikan.
Memasuki sesi inti materi, Arief Suja’i selaku Sekretaris KPU DIY memaparkan materi keprotokolan jilid II. Dalam materi yang disampaikan terkait pengaturan tata tempat, tata acara/tata upacara, tata penghormatan, dan tata busana sampai dengan protokol jagat saksana dijelaskan secara terperinci. Selain itu, Arief menyampaikan tujuan dari mempelajari keprotokolan yaitu untuk memberi penghormatan dan menjaga citra lembaga untuk menunjang kelancaran kegiatan, serta menciptakan hubungan baik dengan lembaga lain.
Melanjutkan materinya, Arief menegaskan bahwa KPU Kabupaten/Kota diwajibkan membentuk tim protokoler yang terdiri dari 3 (tiga) orang. Tim prokoler memiliki tugas utaman yaitu mengatur acara resmi, mengelola tata tempat dan tata penghormatan, mempersiapkan kebutuhan teknis, melakukan inventarisasi, dan menjadi garda terdepan pelayanan yang diberikan. ”Tim protokoler harus memiliki karakteristik yang baik serta mental yang kuat dan tangguh, serta memiliki pengetahuan dan keterampilan yang mumpuni,” pungkas Arief. (agl)