Ayo sukseskan pemutakhiran data pemilih berkelanjutan! | Wilujeng Tepang Taun ingkang kaping 109 Kabupaten Sleman, Gemolong Hanggayuh Mukti

Publikasi

Opini

Sleman – KPU Kabupaten Sleman melaksanakan apel rutin yang diselenggarakan pada Senin (12/01) pukul 08.00 WIB yang bertempat di halaman kantor KPU Kabupaten Sleman. Ahmad Baehaqi selaku Ketua KPU Kabupaten Sleman berkesempatan menjadi pembina apel yang menekankan implementasi dokumen pakta integritas dan benturan kepentingan. Mengawali amanatnya, Ahmad Baehaqi menyampaikan pada awal tahun 2026, SDM KPU Kabupaten Sleman telah melaksanakan penandatanganan dokumen pakta intergritas dan pernyataan benturan kepentingan sebagai bentuk komitmen bersama dalam menjaga integritas, profesionalitas, dan objektivitas dalam melaksanakan tugas. Komitmen tersebut diharapkan dapat dilaksanakan dengan baik dalam setiap aktivitas kerja guna menjaga marwah dan kepercayaan publik terhadap lembaga. “Setiap hal yang dilakukan hendaknya merupakan implementasi nyata dari pakta integritas dan benturan kepentingan yang telah ditandatangani. Hal ini penting sebagai upaya membangun kepercayaan publik yang berkaitan dengan marwah lembaga. Implementasi lainnya adalah memastikan seluruh SDM KPU Kabupaten Sleman melaksanakan tugas dan fungsi sesuai ketentuan tanpa adanya intervensi dari pihak lain.” tutur Ahmad Baehaqi. Pada kesempatan tersebut, Baehaqi juga mengingatkan terkait laporan kinerja tahun 2025 dapat segera diselesaikan dan disampaikan tepat waktu sesuai batas waktu yang ditentukan. Selain itu, penyampaian Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) dan Laporan Harta Kekayaan Aparatur Sipil Negara (LHKASN) serta pelaporan pajak bagi SDM KPU Kabupaten Sleman sebagai bentuk tanggung jawab warga negara yang baik. (agl)

Sleman – KPU Kabupaten Sleman melaksanakan upacara bendera rutin di awal bulan yang diselenggarakan pada Senin (05/01) pukul 08.00 WIB di halaman kantor KPU Kabupaten Sleman. Noor Aan Muhlishoh selaku Ketua Divisi Teknis Penyelenggaraan KPU Kabupaten Sleman bertindak menjadi pembina upacara menyampaikan tentang momentum refleksi tahun baru untuk menghadapi tantangan baru. Dalam awal amanatnya, Noor Aan Muhlishoh menyampaikan Selamat Tahun Baru 2026. Meskipun, di tahun 2025 merupakan tahun dengan berbagai dinamika, namun dengan komitmen bersama menjadikan semua pekerjaan dan tantangan dapat dijalani dengan baik. Noor Aan juga mengingatkan kepada seluruh pegawai untuk terus menjaga kesehatan yang merupakan modal utama dalam menjalankan ativitas, baik kesehatan fisik maupun psikis dengan memperhatikan batasan diri serta mengontrol pola hidup. ‘‘Tahun baru sepatutnya menjadi refleksi pencapaian di tahun sebelumnya. Di era teknologi yang semakin berkembang, seluruh pegawai diharapkan mampu menyaring berbagai informasi yang diterima, baik melalui bacaan, visual, maupun audio. Informasi yang dikonsumsi hendaknya dapat meningkatkan pengetahuan dan wawasan serta menuntut setiap individu untuk bersikap waspada dan kritis terhadap terhadap sumber informasi yang diterima agar memastikan kebenaran data dan informasi tersebut.” tegas Noor Aan. Pada ksempatan tersebut, Noor Aan juga menyampaikan salah satu hal yang dapat dijadikan resolusi dan prioritas utama tahun 2026 adalah pengelolaan arsip. Harapannya KPU Kabupaten Sleman dapat menyiapkan ruang khusus untuk arsip. Setiap subbagian diharapkan telah membiasakan alur pengelolaan arsip yang benar. Pengelolaan arsip bukan hanya menjadi tanggung jawab pimpinan, tetapi merupakan tanggung jawab seluruh pegawai sebagai upaya tata kelola organisasi yang lebih baik. Menutup amanat, Noor Aan menyinggung isu nasional terkait rancangan undang-undang pemilu dan pemilihan. Seluruh jajaran dihimbau untuk terus mengikuti perkembangan kebijakan nasional agar tidak tertinggal dalam memahami arah kebijakan yang ditetapkan pemerintah. (agl)

Sleman – KPU Kabupaten Sleman melaksanakan apel rutin yang diselenggarakan pada Senin (08/12) pukul 08.00 WIB yang bertempat di halaman kantor KPU Kabupaten Sleman. Huda Al Amna selaku Ketua Divisi Sosdiklih, Parmas, dan SDM KPU Kabupaten Sleman berkesempatan menjadi pembina apel. Dalam amanatnya, Huda menekankan pentingnya semangat dalam sebuah kinerja. Huda menyampaikan apresiasi kepada seluruh SDM KPU Kabupaten Sleman karena dengan hasil kinerja dan semangatnya, KPU Kabupaten Sleman meraih beberapa penghargaan, serta seluruh kegiatan dapat terlaksana dengan baik. Huda melanjutkan amanatnya dengan menekankan bahwa semangat tidak datang begitu saja, melainkan perlu ditumbuhkan. Semangat datang dari hal-hal kecil dan keinginan untuk memberikan yang terbaik. Hal tersebut sudah terbukti dari prestasi dan kinerja yang diberikan, namun perlu terus ditingkatkan. Individu yang memiliki semangat tinggi dapat menularkannya pada rekan kerja, sehingga penting untuk tidak melemahkan semangat rekan kerja. “Semangat yang menggebu-gebu dan tinggi perlu keseimbangan. Salah satu nilai yang dapat menyeimbangkan yaitu setiap individu perlu memiliki pondasi nilai integritas. Integritas inilah yang akan menjaga semangat kita untuk tetap berada di dalam koridornya. Untuk menjaga semangat tersebut, setiap SDM perlu menyandingkan dengan kedisplinan agar karakter yang kuat terbangun serta meningkatkan tanggung jawab.” pungkas Huda. (agl)

Sleman – KPU Kabupaten Sleman melaksanakan apel rutin yang diselenggarakan pada Senin (24/11) pukul 08.00 WIB yang bertempat di halaman kantor KPU Kabupaten Sleman. Apel dipimpin oleh Sura’ie selaku Ketua Divisi Hukum dan Pengawasan KPU Kabupaten Sleman yang bertindak menjadi pembina apel menekankan terkait prestasi kerja. Di awal amanatnya, Sura’ie menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas pelaksanaan pencocokan terbatas (coktas) pada pekan sebelumnya dengan melibatkan pihak internal maupun eksternal yang berjalan dengan baik. Selain itu, Sura’ie juga mengungkapkan bahwa KPU Kabupaten Sleman telah meraih penghargaan Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum (JDIH) sebagai KPU Kabupaten/Kota Terbaik peringkat ke-4 nasional. Melanjutkan amanatnya, Sura’ie menekankan profesionalitas dalam menjalankan tugas. Berbicara profesionalitas, maka akan berhubungan dengan pemenuhan hak dan kewajiban pegawai. Penghargaan atau pendapatan yang diterima pegawai seharusnya dapat menjadi pengingat untuk terus meningkatkan kapasitas dan kualitas sehingga menghasilkan kerja yang berprestasi. “Penghargaan atau pendapatan (gaji/honor) idealnya dapat sebanding dengan prestasi pegawai. Prestasi tersebut dapat diusahakan melalui kedisiplinan, termasuk bekerja dengan tepat waktu dan tidak sungkan untuk belajar. Keharmonisan dalam bekerja dapat terjadi apabila didahului dengan kesadaran apa yang menjadi tanggung jawabnya. Dari rasa tanggung jawab itulah akan terbentuk prestasi-prestasi yang diharapkan.” ujar Sura’ie. Melalui pesan tersebut, Sura’ie berharap seluruh pegawai KPU Kabupaten Sleman dapat terus menjaga komitmen, meningkatkan kualitas kerja, dan membangun suasana kerja yang harmonis. (agl)

Sleman – KPU Kabupaten Sleman melaksanakan apel rutin yang diselenggarakan pada Senin (17/11) pukul 08.00 WIB yang bertempat di halaman kantor KPU Kabupaten Sleman. Arif Setiawan selaku Ketua Divisi Perencanaan, Data, dan Informasi KPU Kabupaten Sleman berkesempatan menjadi pembina apel yang menekankan pentingnya koordinasi dalam sebuah lembaga. Arif dalam awal amanatnya menekankan bahwa dalam sebuah lembaga, koordinasi menjadi proses untuk menyelaraskan kegiatan atau tujuan agar berjalan secara harmonis, efektif, dan efisien. Hal tersebut perlu dilaksanakan dan ditingkatkan karena dalam sebuah lembaga yang memiliki aktivitas tinggi, koordinasi yang baik menjadi hal yang penting. “Dalam sebuah lembaga perlu adanya koordinasi yang baik dari semua pihak, sehingga apa yang menjadi keputusan dan tujuan lembaga dapat tercapai. Tujuan dari koordinasi adalah untuk menyeimbangkan antara tindakan dan peraturan agar tidak saling bertentangan. Koordinasi juga dapat ditingkatkan dan akan berjalan dengan baik apabila dibarengi dengan sikap intergritas dari setiap SDM KPU Kabupaten Sleman”. Ujar Arif. Di akhir amanatnya, Arif menyampaikan terkait dengan pencocokan terbatas (coktas) sebagai persiapan dalam melaksanakan rapat pleno Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) Triwulan IV Tahun 2025. Arif berpesan agar pelaksanaan coktas dapat dikoordinasikan dengan semua pihak, baik internal maupun eksternal, serta hal-hal yang menjadi evaluasi sebelumya dapat ditindaklanjuti. (agl)