Selamat Hari Jadi ke-110 Kabupaten Sleman Tahun 2026 - Nggendong Mikul Murih Rahayuning Sleman | Ayo sukseskan pemutakhiran data pemilih berkelanjutan!

Publikasi

Opini

Sleman – #TemanPemilih, KPU Kabupaten Sleman melaksanakan apel pagi yang diselenggarakan pada Senin (11/05) pukul 08.00 WIB yang bertempat di halaman kantor KPU Kabupaten Sleman. Noor Aan Muhlishoh selaku Ketua Divisi Teknis Penyelanggaraan KPU Kabupaten Sleman yang bertindak menjadi pembina apel menyampaikan tentang refleksi hari lahir KPU. Dalam amanatnya, Noor Aan menyampaikan bahwa KPU telah menetapkan hari lahir pada 7 November 1953. Penetapan tersebut merujuk pada pertama kali dibentuknya lembaga penyelenggara pemilu sebagai persiapan pelaksanaan Pemilu pertama tahun 1955. Menurut Noor Aan, usia KPU yang telah mencapai 73 tahun menjadi cerminan kematangan lembaga sekaligus momentum refleksi diri bagi seluruh pegawai. Kematangan lembaga juga tercermin dari kualitas dan kematangan sumber daya manusianya. Pegawai diibaratkan sebagai bagian-bagian kecil dari sebuah puzzle yang memiliki peran penting dalam membangun lembaga yang kuat dan kokoh. Oleh karena itu, setiap pegawai perlu memahami arah serta roadmap KPU. Visi KPU yang tertuang dalam PKPU Nomor 5 Tahun 2025 mengalami penyesuaian sejalan dengan visi pembangunan nasional, yaitu terwujudnya penyelenggaraan Pemilu dan Pemilihan yang berkualitas dan berintegritas sebagai pilar demokrasi substansial dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045. Visi tersebut menggambarkan pentingnya penyelenggaraan pemilu dan pemilihan yang berkualitas, berintegritas, serta menjunjung tinggi nilai-nilai demokrasi sebagai bagian dari upaya mewujudkan Indonesia Emas. ”Berdasarkan visi KPU, sebagai penyelenggara pemilu diperlukan komitmen untuk terus menjaga kualitas dan integritas lembaga. Hal tersebut tidak hanya diterapkan saat berada di kantor maupun dalam pelaksanaan tahapan pemilu, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari selama 24 jam. Integritas tidak dibangun secara instan, melainkan melalui proses bertahap yang diwujudkan melalui perbaikan diri secara terus-menerus. Langkah kecil dapat dimulai sejak hari ini agar kualitas diri dan lembaga terus meningkat.” tegas Noor Aan. Momentum penetapan Hari Lahir KPU pun menjadi pengingat bahwa seiring bertambahnya usia lembaga, diharapkan semakin matang pula lembaga beserta seluruh pegawainya. Apel diakhiri dengan doa dan menyanyikan Mars KPU untuk menumbuhkan semangat dan rasa kebersamaan. (agl)

Sleman – KPU Kabupaten Sleman melaksanakan upacara bendera yang diselenggarakan pada Senin (04/05) pukul 08.00 WIB yang bertempat di halaman kantor KPU Kabupaten Sleman. Yuyud Futrama selaku Sekretaris KPU Kabupaten Sleman  yang bertindak menjadi pembina upacara menyampaikan pesan untuk bekerja sesuai filosofi lebah. Dalam mengawali amanatnya, Yuyud mengajak seluruh pegawai untuk terus menerapkan  sikap sopan santun yang selama ini sudah dibangun di lingkungan KPU Kabupaten Sleman. Namun demikian, sikap sopan santun diharapkan dapat terus ditingkatkan. Sopan santun tercermin dari sikap, perilaku, dan cara berkomunikasi, baik secara langsung maupun tidak langsung kepada pimpinan maupun sesama rekan kerja. Yuyud menambahkan penguatan terkait integritas melalui filosofi perilaku lebah.  Yuyud menjelaskan bahwa lebah merupakan makhluk yang sangat menjaga kebersihan makanannya. Lebah mengambil nektar dari bunga untuk menghasilkan madu yang bermanfaat sekaligus membantu proses penyerbukan tanpa merusak bunga tersebut. Lebah juga dikenal hidup berkoloni dan memiliki kerja sama yang kuat dalam membangun serta menjaga sarangnya. ”Dari filosofi lebah, terdapat beberapa nilai yang dapat diterapkan pada lingkungan kerja. Pertama, ketika rezeki yang diperoleh baik, maka hal tersebut akan membentuk karakter yang baik pula. Kedua, sebaik-baiknya manusia adalah yang mampu memberikan manfaat bagi orang lain dan lingkungan sekitarnya tanpa menimbulkan kerusakan. Selain itu, filosofi tersebut menggambarkan pentingnya kerja sama dalam membangun lembaga dengan mengedepankan integritas dan kedisiplinan demi tercapainya tujuan organisasi.” pungkas Yuyud. (agl)

Sleman – KPU Kabupaten Sleman melaksanakan apel rutin yang diselenggarakan pada Senin (27/04) pukul 08.00 WIB yang bertempat di halaman kantor KPU Kabupaten Sleman. Apel dipimpin oleh Huda Al Amna selaku Ketua Divisi Sosdiklih, Parmas, dan SDM KPU Kabupaten Sleman yang bertindak menjadi pembina apel. Mengawali amanatnya, Huda Al Amna mengajak seluruh jajaran untuk senantiasa mendoakan rekan kerja dalam setiap doa yang dipanjatkan. Huda menyampaikan bahwa doa baik yang diberikan kepada orang lain akan kembali kepada diri sendiri sebagai kebaikan. Selanjutnya, Huda menekankan pentingnya sikap bersungguh-sungguh dalam bekerja, yakni melaksanakan setiap tugas dengan maksimal dan penuh tanggung jawab. Hal tersebut akan menghasilkan pekerjaan yang tuntas, meningkatkan kredibilitas, serta memberikan kepuasan batin yang mendorong tumbuhnya rasa percaya diri. “Bekerja secara sungguh-sungguh akan menghasilkan pekerjaan yang optimal serta memancarkan kepuasan batin sehingga timbul kepercayaan diri. Sikap sungguh-sungguh juga akan melatih dan membentuk ketangguhan mental, serta meningkatkan kepercayaan diri. Oleh karena itu, kemampuan untuk bersungguh-sungguh dalam bekerja harus dilandasi dengan integritas sebagai kompas dalam setiap tindakan.” tegas Huda. Di akhir amanatnya, Huda berpesan kepada seluruh pegawai untuk senantiasa bersyukur dan mengawali setiap aktivitas dengan doa, serta menciptakan suasana kerja yang positif, sehingga keharmonisan di lingkungan kantor dapat terjaga dengan baik. (agl)

Sleman – KPU Kabupaten Sleman melaksanakan apel rutin pada Senin (20/01) pukul 08.00 WIB di halaman kantor KPU Kabupaten Sleman. Arif Setiawan selaku Ketua Divisi Perencanaan, Data, dan Informasi KPU Kabupaten Sleman yang bertindak sebagai pembina apel menekankan pentingnya koordinasi antar Sumber Daya Manusia (SDM) dalam mendukung kinerja kelembagaan. ”Koordinasi yang baik dapat membangun efektivitas kerja serta mempermudah komunikasi secara berjenjang, terutama dalam penyelesaian tugas yang membutuhkan waktu cepat. Oleh karena itu, koordinasi menjadi kunci utama dalam meningkatkan kinerja organisasi kelembagaan.” ujar Arif. Lebih lanjut, Arif juga mengungkapkan bahwa beberapa waktu lalu KPU Kabupaten Sleman telah melaksanakan audiensi dengan berbagai pihak sebagai bagian dari persiapan dan mitigasi menghadapi pemilu mendatang. Berkaca pada pengalaman Pemilu Tahun 2024, audiensi difokuskan pada sosialisasi dan pendidikan pemilih serta pemutakhiran data pemilih. Menyoroti tingginya jumlah Daftar Pemilih Tambahan (DPTb) pada Pemilu sebelumnya, KPU Kabupaten Sleman berupaya membuka lebih banyak lokasi khusus pemungutan suara guna menjangkau pemilih agar lebih optimal. Langkah tersebut juga berkaitan erat dengan kebutuhan logistik pemilu yang harus disesuaikan dengan data pemilih yang akurat dan mutakhir. Selain itu, KPU Kabupaten Sleman juga terus mendorong sosialisasi dan pendidikan pemilih. Melalui kerja sama dengan kampus, sekolah, dan berbagai pihak lainnya, sosialisasi dan pendidikan pemilih diharapkan dapat dilakukan secara lebih masif sehingga masyarakat, terutama generasi muda dapat memahami tahapan dan pentingnya partisipasi dalam proses demokrasi. (agl)

Sleman – KPU Kabupaten Sleman melaksanakan apel rutin yang diselenggarakan pada Senin (13/04) pukul 08.00 WIB yang bertempat di halaman kantor KPU Kabupaten Sleman. Yuyud Futrama selaku Sekretaris KPU Kabupaten Sleman berkesempatan menjadi pembina apel. Dalam amanatnya, Yuyud menekankan integritas harus tertanam dalam diri Aparatur Sipil Negara (ASN). Yuyud menekankan pentingnya integritas yang harus tertanam kuat dalam diri setiap Aparatur Sipil Negara (ASN). Ia menyampaikan bahwa integritas tidak hanya sebatas ucapan, tetapi harus diwujudkan dalam tindakan nyata sehari-hari. Lebih lanjut, dijelaskan bahwa integritas juga berkaitan erat dengan etos kerja yang mencakup tanggung jawab, kedisiplinan, keberanian menolak gratifikasi, serta keberanian dalam mengambil keputusan yang tepat. Nilai-nilai tersebut tercermin dalam Panca Prasetya KORPRI. “Panca Prasetya KORPRI yang terdiri dari 5 poin janji sebagai ASN mengandung cerminan integritas. Kelima poin tersebut dapat diaplikasikan dalam tingkah laku dan tindakan. Sabagai contoh, salah satunya adalah kedisiplinan di mana dapat diwujudkan melalui kepatuhan terhadap aturan dan tanggung jawab dalam bekerja.” ujar Yuyud. Menutup amanatnya, Yuyud menyampaikan dua pesan penting kepada seluruh pegawai. Pertama, ia mengajak untuk bekerja melebihi ekspektasi karena pada waktunya hasil yang diterima akan melampaui apa yang telah dikerjakan. Kedua, ia mendorong pegawai untuk terus mengejar mimpi dan meningkatkan kapasitas diri agar tidak hanya menjadi alat dalam mewujudkan mimpi orang lain, tetapi mampu meraih tujuan pribadi secara mandiri. (agl)

🔊 Putar Suara