Sosialisasi

11

KPU KABUPATEN SLEMAN BEKALI KOKURIKULER SUARA DEMOKRASI SMP NEGERI 2 GAMPING DENGAN SAMPAIKAN PENTINGNYA HAK PILIH UNTUK MASA DEPAN

Sleman - #TemanPemilih, KPU Kabupaten Sleman hadir dan mendukung kegiatan Pembelajaran Kokurikuler Proyek 8 Dimensi Profil Lulusan Pancasila dengan tema “Suara Demokrasi” yang dilaksanakan pada Senin (05/10). Dalam kegiatan tersebut, Huda Al Amna selaku Anggota KPU Kabupaten Sleman berkesempatan menjadi narasumber yang diikuti oleh 192 siswa kelas VIII. Pendidikan pemilih yang mengusung tema “Memilih untuk Masa Depan Kita” diwujudkan melalui kegiatan Pemilos (Pemilihan Ketua OSIS) sebagai miniatur pemilu. Pemilos menjadi sarana untuk belajar memahami proses demokrasi sekaligus menentukan pemimpin yang akan datang. Para siswa harus memahami program melalui visi dan misi yang disampaikan oleh setiap calon sebagai gambaran masa depan yang ingin diwujudkan. Hal tersebut mengawali penyampaian materi oleh Huda Al Amna. Lebih lanjut, Huda menjelaskan bahwa setiap siswa perlu memahami visi dan misi yang disampaikan oleh masing-masing calon sebagai gambaran mengenai program dan masa depan yang ingin diwujudkan. Menurutnya, setiap siswa harus memiliki alasan yang kuat dalam menentukan pilihannya. Pada kesempatan tersebut, Huda turut mengenalkan sejumlah hal penting dalam pemilu, mulai dari asas pemilu, syarat menjadi pemilih dan jenis hak pilih, tahapan pemilu, jenis surat suara, hingga denah Tempat Pemungutan Suara (TPS) dan alur cara menggunakan hak pilih secara interaktif. Para siswa juga diberikan lembar uji pemilhi cerdas agar dapat lebih memahami materi yang disampaikan. Di penghujung acara, Huda menekankan dan mengajak sekolah untuk dapat mempraktikkan demokrasi secara nyata melalui kegiatan Pemilos. Memahami pemilu dan demokrasi sejak dini menjadi penting agar kita paham bahwa setiap suara punya daya untuk menciptakan kebaikan di sekitar kita. (agl)


Selengkapnya
75

KPU KABUPATEN SLEMAN SIAPKAN GENERASI CERDAS BERDEMOKRASI PADA KOKURIKULER SUARA DEMOKRASI SMP NEGERI 4 TEMPEL

Sleman – #TemanPemilih, KPU Kabupaten Sleman melaksanakan sosialisasi dan pendidikan pemilih kepada 128 peserta didik SMP Negeri 4 Tempel dalam rangka kegiatan Kokurikuler Suara Demokrasi pada Kamis (10/9). Kegiatan ini menghadirkan Huda Al Amna, Ketua Divisi Sosdiklih, Parmas, dan SDM KPU Kabupaten Sleman sebagai pemateri dengan tema Memilih untuk Masa Depan. Mengawali kegiatan, Huda memperagakan budaya kerja Handarbeni KPU Kabupaten Sleman sebagai penyemangat. Selanjutnya, dilanjutkan dengan pemaparan materi mengenai demokrasi dan kepemiluan. Huda menjelaskan bahwa pemilu merupakan sarana bagi warga negara untuk menggunakan hak politiknya, sekaligus menjadi bagian penting dalam menjamin pergantian kepemimpinan secara reguler dan damai, meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup masyarakat, serta mempertahankan kedaulatan rakyat. Huda juga mengajak peserta untuk menjadi pemilih cerdas dengan menelusuri rekam jejak calon, menghindari hoaks dan ujaran kebencian, memahami tata cara pemilihan, serta turut mengawasi proses tahapan pemilu. Pendidikan demokrasi juga dikaitkan dengan praktik demokrasi di lingkungan sekolah melalui Pemilihan Ketua OSIS (Pemilos) sebagai salah satu sarana untuk mengenalkan dan mempraktikkan nilai-nilai demokrasi secara nyata. Seluruh peserta mengikuti kegiatan dengan antusias dari awal hingga akhir. Keaktifan peserta terlihat ketika mereka turut menjawab pertanyaan yang diberikan oleh pemateri. Melalui kegiatan ini, KPU Kabupaten Sleman berharap peserta didik memiliki pemahaman yang lebih baik mengenai demokrasi dan kepemiluan serta tumbuh menjadi generasi yang cerdas, kritis, dan bertanggung jawab dalam kehidupan berdemokrasi. (mbl)


Selengkapnya
66

GANDENG DAY CARE LANSIA AISYIYAH DORONG PARTISIPASI INKLUSIF KEPADA KELOMPOK RENTAN

Sleman – #TemanPemilih, KPU Kabupaten Sleman terus memperkuat pendidikan pemilih sekaligus mendorong penyelenggaraan pemilu yang inklusif, khususnya bagi kelompok rentan. Upaya tersebut dilakukan melalui sosialisasi, pendidikan pemilih, serta fasilitasi hak pilih bagi seluruh masyarakat tanpa diskriminasi. Hal tersebut diwujudkan melalui kegiatan Sosialisasi Pendidikan Pemilih kepada Kelompok Rentan yang diikuti peserta Day Care Lansia ‘Aisyiyah Condongcatur pada Selasa (8/9/2026). Sosialisasi menghadirkan Noor Aan Muhlishoh, Ketua Divisi Teknis Penyelenggaraan KPU Kabupaten Sleman sebagai pemateri. Materi yang disampaikan mengangkat tema “Partisipasi Bermakna dalam Pemilu”. Dalam pemaparannya, Noor Aan menjelaskan bahwa KPU Kabupaten Sleman memberikan perhatian terhadap pemenuhan hak politik kelompok rentan sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 39 Tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia. Fasilitasi diberikan melalui berbagai kemudahan di TPS, antara lain kursi prioritas, pendampingan bagi pemilih yang membutuhkan, serta pelayanan bagi pemilih yang karena kondisi tertentu tidak dapat hadir langsung ke TPS sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Selain memastikan hak pilih kelompok rentan, KPU Kabupaten Sleman juga terus memberikan pendidikan kepada masyarakat mengenai pentingnya menolak politik transaksional, termasuk politik uang dan praktik patronase. Pemilih didorong untuk menentukan pilihan secara mandiri berdasarkan informasi mengenai calon dan peserta pemilu, bukan karena tekanan, paksaan, maupun iming-iming tertentu. Pencegahan politik uang juga membutuhkan dukungan pendidikan pemilih, pengawasan partisipatif, dan penegakan hukum. Melalui kegiatan ini, KPU Kabupaten Sleman berharap pendidikan pemilih dapat menjangkau kelompok masyarakat secara lebih inklusif, termasuk kelompok rentan. KPU Kabupaten Sleman juga terus mendorong agar setiap warga negara memiliki kesempatan yang setara untuk memperoleh informasi kepemiluan dan berpartisipasi dalam kehidupan demokrasi. (mbl)


Selengkapnya
59

KPU KABUPATEN SLEMAN APRESIASI PEMILOS PRATISMA SEBAGAI WADAH PENERAPAN DEMOKRASI MURID MAN 4 SLEMAN

Sleman – #TemanPemilih, KPU Kabupaten Sleman hadir pada rangkaian kegiatan Pemilihan Ketua OSIS (Pemilos) Pratisma MAN 4 Sleman pada Selasa (08/09). Huda Al Amna selaku Anggota KPU Kabupaten Sleman berkesempatan membuka kegiatan tersebut secara resmi yang diikuti oleh 3 calon Ketua dan Wakil Ketua OSIS Pratisma MAN 4 Sleman. Dalam sambutannya, Huda memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan Pemilos Pratisma Tahun 2026. Ajang Pemilos tidak sekadar menjadi agenda tahunan di lingkungan sekolah, tetapi juga merupakan sarana edukasi demokrasi yang penting dalam menanamkan nilai-nilai integritas kepada siswa. Huda menekankan 5 (lima) poin utama yang menjadi perhatian bagi seluruh peserta maupun panitia. Integritas, sportivitas, tanggung jawab, penerapan asas pemilu Luber Jurdil (langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil), serta etika komunikasi. Kelima poin tersebut jika dapat dilaksanakan, niscaya akan menghasilkan pemilihan yang transparan dan dapat diterima oleh semua pihak, serta bagi pemenangnya akan senantiasa berusaha mewujudkan visi misi yang telah dirancang. Melalui Pemilos, siswa dapat memperoleh berbagai pembelajaran penting mengenai demokrasi, antara lain pentingnya kejujuran, partisipasi aktif, keadilan, kesetaraan hak, penghormatan terhadap keberagaman, serta penerapan transparansi dan akuntabilitas. Nilai-nilai yang diperoleh melalui pelaksanaan Pemilos diharapkan tidak berhenti pada proses pemilihan semata tetapi juga mampu menerapkan dalam kehidupan sehari-hari. Dalam pelaksanaan pemungutan suara, MAN 4 Sleman memanfaatkan aplikasi MANIS (Mudah, Akurat, Nyaman, Integratif, Smart) yang merupakan aplikasi kegiatan belajar mengajar hasil pengembangan internal sekolah. Selain bertujuan agar proses pemungutan suara lebih praktis dan cepat, penggunaan aplikasi tersebut juga dalam rangka mendukung pelaksanaan Pemilos yang Luber Jurdil dengan menggunakan hak pilih melalui telepon seluler masing-masing murid. (agl&cls)


Selengkapnya
121

BELAJAR DEMOKRASI SEJAK DINI MELALUI MINIATUR PEMILU DI SEKOLAH PADA KEGIATAN PEMILOS MAN 3 SLEMAN

Sleman – #TemanPemilih, KPU Kabupaten Sleman berikan pembelajaran demokrasi sejak dini di sekolah pada Orasi Bakal Calon Dewan Siswa dalam rangkaian Pemilihan Ketua OSIS (Pemilos) Tahun Ajaran 2026/2027 MAN 3 Sleman pada Senin (24/08). Huda Al Amna selaku anggota KPU Kabupaten Sleman berkesempatan membuka kegiatan tesebut secara resmi kepada kurang lebih 800 siswa-siswi. Dalam pembukaannya di hadapan seluruh siswa, Huda menyampaikan bahwa Pemilos bukan sekadar momentum rutinitas pergantian kepengurusan tahunan. Lebih dari itu, ajang tersebut dirancang sebagai miniatur pemilu dan wadah nyata mengimplementasikan nilai-nilai demokrasi di sekolah. Ketika kelak telah memenuhi syarat dalam Pemilu, maka sudah memiliki bekal pengalaman yang matang, baik sebagai penyelenggara, peserta, maupun pemilih yang cerdas. Terdapat 5 hal yang ditekankan dalam pembukaan rangkaian Pemilos. Utamanya adalah integritas yang merupakan pondasi paling krusial. Sportivitas, yaitu melatih kebesaran hati dalam berpolitik, siap menerima hasil keputusan, serta menghargai kemenangan maupun kekalahan. Tanggung Jawab pada visi dan misi akan mengajarkan kandidat untuk berkomitmen merealisasikan janji kampanye. Tidak kalah penting juga penerapan asas luber jurdil, serta yang terakhir mengutamakan etika berkomunikasi baik saat berkampanye atau diskusi. Dalam kesempatan tersebut, sebanyak 10 siswa yang telah masuk usia 17 tahun dan memiliki KTP melakukan pelaporan sebagai pemilih melalui aplikasi SIMUDA. Kegiatan tersebut sekaligus bagian dari uji beban untuk memastikan aplikasi berjalan dengan baik dan dapat digunakan oleh masyarakat. SIMUDA merupakan inovasi KPU Kabupaten Sleman yang dikembangkan untuk ke depan dapat mempermudah masyarakat dalam melakukan pengurusan dan pemutakhiran data pemilih pada pemilu maupun pemilihan. (agl)


Selengkapnya
74

SOSIALISASI DAN PENDIDIKAN PEMILIH DENGAN MENGENALKAN DEMOKRASI SEJAK DINI KEPADA SISWA SD NEGERI PUREN, CONDONGCATUR, DEPOK

Sleman – #TemanPemilih, KPU Kabupaten Sleman memberikan sosialisasi dan pendidikan pemilih (sosdiklih) kepada pemilih pemula usia dini kepada 42 siswa SD Negeri Puren  Condongcatur pada Jumat (31/07). Kegiatan tersebut bertujuan menanamkan kesadaran pentingnya demokrasi serta membentuk karakter pemilih yang cerdas sejak usia dini. Hadir dalam kegiatan Anggota KPU Kabupaten Sleman, Huda Al Amna dan Noor Aan Muhlishoh memberikan materi sosdiklih. Huda Al Amna membuka acara dengan mengenalkan lembaga KPU kepada para siswa serta memberikan sedikit pemaparan tentang pengertian pemilu agar para siswa mendapatkan sekilas pemahaman. Selanjutnya, Ketua Divisi Teknis Penyelenggaraan KPU Kabupaten Sleman, Noor Aan Muhlishoh memperkenalkan dengan mengajak para siswa memahami bahwa setiap warga negara memiliki hak untuk memilih dan penting menggunakan hak tersebut secara bertanggung jawab. Setiap pilihan hendaknya didasarkan pada alasan yang baik, bukan sekadar mengikuti orang lain. Melalui penyampaian yang interaktif dan disesuaikan dengan usia peserta, Noor Aan juga mengenalkan proses bagaimana seorang pemimpin dipilih melalui mekanisme pemilu sebagai wujud pelaksanaan demokrasi di Indonesia. Kemudian, para siswa dikenalkan pentingnya membiasakan diri memahami nilai-nilai demokrasi sejak dini. Demokrasi perlu terus dipelajari dan dipraktikkan agar kita mampu mengambil keputusan secara rasional saat menggunakan hak pilih. Hal tersebut dilakukan dengan memahami pentingnya mempertimbangkan kelebihan dan kekurangan setiap pilihan sebelum memutuskan. Di sesi akhir acara, Noor Aan menjelaskan kriteria pemimpin yang baik serta karakteristik pemilih yang cerdas. Kegiatan kemudian ditutup dengan simulasi pemungutan suara di Tempat Pemungutan Suara (TPS) secara sederhana, sehingga para siswa dapat mengenal langsung tahapan pemungutan suara dalam pemilu. (agl)


Selengkapnya
🔊 Putar Suara