Berita Terkini

Mantabkan Koordinasi dengan Kalurahan dan Pamong Desa dengan Berkunjung ke Paguyuban Surya Ndadari

Sleman (30/05) – KPU Kabupaten Sleman kembali melakukan koordinasi dengan unsur penting dari kalurahan, yaitu berkunjung ke Sekretariat Paguyuban Lurah dan Pamong Desa Se-Kabupaten Sleman, Surya Ndadari setelah sebelumnya juga berkoordinasi dengan Paguyuban Dukuh Cokro Pamungkas. Koordinasi tersebut merupakan tindak lanjut dari audiensi bersama Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kalurahan (PMK) Kabupaten Sleman sebagai upaya persiapan pelaksanaan Pemilu Serentak Tahun 2024.

Kunjungan diterima oleh Ketua Umum Paguyuban Lurah Kabupaten Sleman, Surya Ndadari, Irawan, S.IP. yang yang juga sekaligus Lurah Triharjo, Sleman di ruang kerja Kalurahan Triharjo. Beliau menyambut baik kunjungan yang dilakukan oleh KPU Kabupaten Sleman yang dihadiri oleh Anggota KPU Kabupaten Sleman, Aswino Wardana dan Noor Aan Muhlishoh yang didampingi oleh Kasubbag Perencanaan, Data, dan Informasi, Kurnia Pramuditya bersama staf. 

dok. foto Kunjungan diterima Ketua Umum Paguyuban Lurah Kabupaten Sleman, Surya Ndadari

Diawali dengan penyampaian terima kasih atas diterimanya kunjungan dan mengenalkan seluruh rombongan yang hadir, Anggota KPU Kabupaten Sleman, Aswino Wardhana yang juga sebagai Ketua Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi, dan Hubungan Masyarakat menyampaikan bahwa kalurahan sangat memegang peranan penting dalam setiap pelaksanaan pemilu dan pemilihan. Berbagai tahapan yang dilaksanakan pasti tidak pernah terlepas dari peranan penting kalurahan sebagai partner pelaksana dan penghubung ke masyarakat dalam pelaksanaan program dan kegiatan tahapan pemilu dan pemilihan. Maka dari itu KPU Kabupaten Sleman sangat berharap kerja sama dan koordinasi dengan unsur kalurahan dalam hal ini diwakili oleh Paguyuban Lurah Kabupaten Sleman Surya Ndadari dalam rangka menyongsong Pemilu Serentak Tahun 2024 dapat terjalin.

Ketua Divisi Teknis Penyelenggaraan, Noor Aan Muhlishoh juga menyampaikan bahwa meski tahapan Pemilu Serentak Tahun 2024 belum dimulai, akan tetapi kegiatan pemutakhiran data pemilih berkelanjutan yang merupakan program baru dari KPU Republik Indonesia sudah dilaksanakan rutin sejak tahun 2021 di Kabupaten Sleman yang dilaksanakan setiap bulan. Kendala yang muncul pada pemutakhiran data pemilih berkelanjutan, mulai tahun ini sudah tidak dapat mengakses perubahan elemen data kependudukan dari Disdukcapil. Maka dari itu, sesuai surat edaran dan peraturan KPU tentang pemutakhiran data pemilih, KPU kabupaten/kota diminta untuk kerja sama dengan kecamatan dan kalurahan agar melakukan koordinasi terkait perubahan data pemilih di setiap bulannya. Selain itu, beliau juga menyampaikan bahwa terkait badan adhoc di tingkat kalurahan yaitu PPS, seringkali yang menjadi perhatian adalah terkait sarana prasarana ruang kerja sekretariat PPS dan sumber daya manusianya. Pada pemilu dan pemilihan sebelumnya kedua hal tersebut menjadi kendala yang berdampak pada kinerja PPS yang seringkali terhambat. Ke depan harapannya, sarana prasarana sekretariat PPS dapat dipersiapkan di tempat yang khusus dan memadai serta nantinya saat tahapan rekrutmen PPS, anggota dan sekretariat PPS terpilih dapat melaksanakan tugasnya dengan sebaik mungkin.

Kepala Sub Bagian Perencanaan, Data, dan Informasi menambahkan bahwa KPU Kabupaten Sleman berharap dapat mendapatkan rekap data perubahan data penduduk di setiap bulannya dengan akan bersurat terlebih dahulu kepada masing-masing kalurahan.

dok. foto diskusi bersama penyelenggaraan Pemilu Serentak 2024

Ketua Umum Paguyuban Lurah Kabupaten Sleman Surya Ndadari, Irawan S.IP. menanggapi bahwa pada prinsipnya siap membantu KPU Kabupaten Sleman dalam rangka menyukseskan Pemilu Serentak Tahun 2024 mendatang. Beliau juga menyampaikan bahwa kendala pemutakhiran data kependudukan yang dialami oleh KPU Kabupaten Sleman juga dialami di tingkat kalurahan. Hal itu dikarenakan kebijakan dari pusat terkait peningkatan pelayanan yang semakin memudahkan, sehingga pengurusan perubahan data kependudukan bisa dilaksanakan secara cepat dengan aplikasi sistem terpusat. Namun salah satu efek dari kemudahan pelayanan tersebut adalah beberapa garis birokrasi terputus, sehingga kadang perangkat dusun baik RT, RW, padukuhan, bahkan kalurahan sering tidak mengetahui perubahan data kependudukan khususnya perpindahan warga baik masuk maupun keluar karena masyarakat sudah tidak wajib melapor dan hanya langsung mengurus perubahan data melalui aplikasi. Akan tetapi kalurahan tetap berkomitmen untuk dapat membantu semaksimal mungkin dengan memberikan rekap perubahan data kependudukan yang terhimpun di setiap bulannya. Beliau juga menyampaikan terkait sarana prasarana dan sumber daya manusia memang selalu menjadi permasalahan dikarenakan kemampuan dan kapasitas yang berbeda-beda di setiap kalurahan. Akan tetapi dengan koordinasi dari KPU Kabupaten Sleman yang sudah dijalin sebelum tahapan semoga bisa dipersiapkan tempat yang lebih baik dan dapat diperoleh sumber daya manusia yang potensial dan fokus untuk membantu pelaksanaan kegiatan tahapan.

Diskusi berlangsung cukup efektif dan kunjungan diakhiri dengan pengambilan foto bersama. KPU Kabupaten Sleman berharap kunjungan ini semakin mematangkan persiapan jelang Pemilu Serentak Tahun 2024 yang semakin dekat.(cls)

 

 

Bagikan:

facebook twitter whatapps

Telah dilihat 79 kali