Perkuat Kerjasama dengan Unsur Kalurahan dengan Berkunjung ke Paguyuban Dukuh Cokro Pamungkas
Sleman (30/05) – KPU Kabupaten Sleman menindaklanjuti audiensi bersama Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kalurahan (PMK) Kabupaten Sleman dengan melakukan koordinasi dengan unsur penting dari kalurahan, yaitu berkunjung ke Sekretariat Paguyuban Dukuh Kabupaten Sleman “Cokro Pamungkas”. Hal itu juga sebagai salah satu pelaksanaan juknis program kegiatan Tahun 2021 dengan melaksanakan koordinasi dengan pihak kapanewon dan kalurahan.

dok. foto Audiensi diterima Ketua Umum Paguyuban Dukuh Kabupaten Sleman "Cokro Pamungkas"
Kunjungan diterima oleh Ketua Umum Paguyuban Dukuh Kabupaten Sleman “Cokro Pamungkas”, Sukiman Hadi Wijoyo yang didampingi beberapa pengurus inti menyambut baik kunjungan yang dilakukan oleh KPU Kabupaten Sleman dalam suasana masih di Bulan Syawal. Ketua KPU Kabupaten Sleman hadir bersama anggota dan staf.
Diawali dengan penyampaian terima kasih atas diterimanya kunjungan dan mengenalkan seluruh rombongan yang hadir, Ketua KPU Kabupaten Sleman, Trapsi Haryadi menyampaikan bahwa padukuhan merupakan ujung tombak pelaksanaan pemilu/pemilihan dan juga ujung tombak dari masyarakat. Kesuksesan pemilu dan pemilihan berawal dari andil besar masyarakat di tingkat padukuhan, dimana para dukuh selalu siaga memberikan pendampingan 24 jam non stop dalam mengawal jalannya pemilu dan pemilihan, dimulai dari pembentukan KPPS, sosialisasi, pemutakhiran data pemilih, dan pelaksanaan pemungutan suara, hingga berakhirnya tahapan. Oleh karena itu KPU Kabupaten Sleman berkoordinasi dengan Paguyuban Dukuh Kabupaten Sleman “Cokro Pamungkas” dalam rangka menyongsong Pemilu Serentak yang akan dilaksanakan pada 14 Februari 2024 dan mensukseskan program pemutakhiran data pemilih berkelanjutan yang saat ini masih berlangsung dan dilaksanakan setiap bulannya.

dok. foto ketua dan anggota Paguyuban Dukuh Cokro Pamungkas
Ketua Umum Paguyuban Dukuh Kabupaten Sleman “Cokro Pamungkas”, Sukiman Hadi Wijoyo juga menyampaikan pada prinsipnya dukuh-dukuh mempunyai tugas pelayanan terkait pemilihan, pemutakhiran data pemilih, pelaksanaan pemungutan suara, rekapitulasi, dan pasca penetapan yang biasanya terdapat permasalahan-permasalahan. Intinya dukuh-dukuh selalu siap menjalankan setiap tugas yang diberikan dalam rangka menyukseskan pemilu dan pemilihan. Beliau juga memberikan beberapa masukan kepada KPU Kabupaten Sleman terkait pelaksanaan pemilu dan pemilihan mendatang, di antaranya adalah untuk dapat memberikan sosialisasi secara bertahap, ketika ada permasalahan untuk dapat dirembug bersama, dan lebih fokus kepada persiapan yang sifatnya pencegahan agar pelaksanaannya nanti bisa berjalan dengan baik. Beliau juga menekankan KPU Kabupaten Sleman untuk dapat memberikan informasi yang masif semacam sosialisasi yang ringan dan singkat, dan tidak harus berupa rapat kerja yang membutuhkan anggaran yang besar serta birokrasi yang sederhana. Harapannya petugas-petugas yang menjadi anggota KPPS yang juga merupakan anggota masyarakat nantinya tidak mendapat permasalahan hukum.
Ketua Divisi Perencanaan, Data, dan Informasi, Indah Sri Wulandari juga menyampaikan kegiatan pemutakhiran data pemilih berkelanjutan yang dilaksanakan setiap bulannya merupakan perencanaan program anggaran APBN yang dimulai pada tahun 2020. Dan sesuai arahan dari KPU Republik Indonesia, untuk KPU Kabupaten Sleman dimulai pada tahun 2021 dikarenakan pada tahun 2020 KPU Kabupaten Sleman sedang melaksanakan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Sleman. Pemutakhiran data pemilih berkelanjutan yang dilaksanakan tiap bulan saat ini sudah tidak dapat mengakses perubahan elemen data kependudukan dari Disdukcapil. Untuk itu, mulai tahun 2021 sesuai surat edaran dan peraturan KPU tentang pemutakhiran data pemilih, KPU kabupaten/kota diminta untuk bekerja sama dengan kecamatan, kalurahan, dan tentunya dengan lembaga dusun RT/RW dan padukuhan agar melakukan koordinasi terkait perubahan data pemilih di setiap bulannya dan di tiap triwulan dilaksanakan rapat koordinasi pemutakhiran data pemilih berkelanjutan yang diharapkan dihadiri oleh lembaga dusun RT/RW atau perwakilan dari padukuhan. Diharapkan dalam rapat koordinasi tersebut peserta yang hadir dapat menyampaikan tanggapan terkait pemutakhiran data pemilih yang telah direkap. Selain itu, padukuhan diharapkan dapat menyampaikan informasi ke masyarakat yang ingin mengecek data pemilih untuk membuka laman http://lindungihakmu atau unduh aplikasi Lindungi Hakmu di playstore. Dan apabila ada perubahan data pemilih untuk dapat melapor ke KPU Kabupaten Sleman baik secara langsung datang ke kantor maupun online melalui https://laporpemilihsleman, sehingga hal ini sebagai salah satu langkah persiapan agar permasalahan data pemilih menjelang pelaksanaan pemungutan tidak menumpuk.
Diskusi berlangsung cukup interaktif, hal-hal seperti komunikasi paguyuban lurah, dukuh, dan perangkat desa sudah terpadu, nomor kontak person seluruh dukuh se-Kabupaten Sleman, dan kendala tentang mutasi kependudukan yang mungkin saja terlewat karena sudah online dari Disdukcapil juga turut terbahas dalam diskusi ini. KPU Kabupaten Sleman berharap kunjungan ini semakin memantabkan persiapan jelang Pemilu Serentak Tahun 2024 dan lebih memudahkan KPU untuk menghimpun perubahan elemen data pemilih dari tiap kalurahan yang digunakan untuk pemutakhiran data pemilih berkelanjutan.(cls)