Sosialisasi

Noor Aan Muhlishoh Dorong Peran Perempuan untuk Pemilu yang Beradab pada Seminar Peningkatan Partisipasi Perempuan dalam Politik Bakesbangpol Kabupaten Sleman

Sleman – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Sleman menggandeng Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (P3AP2KB), KPU Kabupaten Sleman, dan Universitas Gajah Mada (UGM) dalam Seminar Peningkatan Partisipasi Perempuan dalam Politik dengan Tema “Suara Perempuan Muda untuk Demokrasi yang Lebih Inklusif” yang dilaksanakan pada Selasa (10/02) bertempat di Aula Unit 1 Pemda Kabupaten Sleman.

Seminar yang dihadiri oleh organisasi masyarakat wanita dan perwakilan partai politik dibuka dengan sambutan oleh Kepala Bakesbangpol Kabupaten Sleman, Syamsul Bakri. Syamsul menjelaskan peran politik perempuan tidak hanya sebatas memberikan suara ketika di TPS, tapi bagaimana perempuan ikut terlibat aktif di berbagai tingkatan, mulai dari pengambilan keputusan publik dan pengawasan pelaksanaannya. Syamsul mengharapkan dalam seminar ini dapat memberi masukan dan usulan terhadap peningkatan proses politik dan pendidikan politik masyarakat.

Selanjutnya paparan disampaikan oleh Dinas P3AP2KB, Akademisi dari UGM, dan KPU Kabupaten Sleman berurutan yang sama-sama mendorong keterlibatan perempuan dalam politik. Dalam sesi pemaparan dari KPU Kabupaten Sleman oleh Ketua Divisi Teknis Penyelenggaraan, Noor Aan Muhlishoh menyampaikan quote dari Kartini “Perempuan adalah pembawa peradaban” yang diartikan bahwa perempuan adalah madrasah/tempat awal belajar dari generasi selanjutnya. Peran perempuan dalam era politik modern saat ini sangat krusial, mengingat sebagian besar jumlah penduduk di Indonesia adalah perempuan.

Noor Aan menambahkan bahwa perempuan juga dapat mengambil peran dalam pelaksanaan pemilu, diantaranya menjadi penyelenggara pemilu (PPK, PPS, KPPS), menjadi peserta pemilu (calon legislatif, gabung anggota partai politik, tim kampanye) atau menjadi pemilih yang juga dapat berperan sebagai pemantau, atau terlibat dalam jajak pendapat dan hitung cepat. Noor Aan mengharapkan dengan diadakannya seminar ini dapat membuka wawasan dan pengetahuan serta masukan dari pemilih perempuan agar lebih aktif dan terbuka dalam memahami politik di Indonesia. Acara diakhiri dengan diskusi tanya jawab dan pembagian cendera mata kepada peserta yang aktif dalam seminar. (mbl)

Bagikan:

facebook twitter whatapps

Telah dilihat 71 kali