Berita Terkini

KPU Kabupaten Sleman Lakukan Penandatangan Kesepakatan Dana Hibah untuk Pilkada 2024 bersama Pemerintah Kabupaten Sleman

Sleman (23/08) - Menyongsong Pilkada yang akan dilaksanakan 2024 mendatang, KPU Kabupaten Sleman menandatangani kesepakatan dana hibah untuk Pilkada 2024. Penandatangan dalam kesepakatan ini adalah Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Sleman bersama KPU Kabupaten Sleman dan Bawaslu Kabupaten Sleman. Tanda tangan kesepakatan Pendanaan Kegiatan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Sleman 2024 yang Bersumber dari APBD Sleman tersebut dilaksanakan pada Selasa (01/08) di Ruang Rapat Kantor Setda Sleman. Kesepakatan dana hibah diatur dalam Peraturan Menteri dalam Negeri Nomor 41 Tahun 2020 Tentang Perubahan Atas Peraturan Menteri dalam Negeri Nomor 54 Tahun 2019 Tentang Pendanaan Kegiatan Pemilihan Gubernur, Bupati, dan Wali Kota yang Bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah. Dana hibah yang diberikan oleh Pemerintah Kabupaten Sleman merupakan komitmen untuk melaksanakan Pilkada Serentak 2024 mendatang, digunakan untuk keperluan operasional seluruh tahapan Pilkada, yakni pemutakhiran data pemilih, pencalonan, kampanye, pemungutan suara, honor Badan Adhoc (PPK, PPS, KPPS), dan keperluan lainnya. dok. foto Penandatanganan Kesepakatan Dana Hibah untuk Pilkada 2024 Terkait berita acara dana hibah, penandatangan kesepakatan dilakukan antara Sekretaris Daerah Kabupaten Sleman yakni Harda Kiswaya dan Trapsi Haryadi selaku Ketua KPU Kabupaten Sleman yang disaksikan langsung oleh Danang Maharsa selaku Wakil Bupati Sleman. Dana hibah yang disepakati untuk KPU Kabupaten Sleman sejumlah Rp 44,75 miliar dan diserahkan sesuai dengan regulasi, yakni melalui dua termin. Termin pertama untuk Tahun Anggaran 2023 sejumlah Rp 17,90 miliar dan termin kedua untuk Tahun Anggaran 2024 sejumlah Rp 26,85 miliar. Selanjutnya, kegiatan diteruskan dengan penandatanganan NPHD (Naskah Perjanjian Hibah Daerah) antara Bupati Kabupaten Sleman dan KPU Kabupaten Sleman. (Win)

Ajak Pemilih Pemula Cerdas Memilih dan Berpartisipasi Aktif, KPU Sleman Laksanakan Sosialisasi dan Simulasi Pemungutan Suara di SMP Negeri 2 Depok, Sleman

Sleman (18/08) – KPU Kabupaten Sleman kembali melaksanakan Sosialisasi dan Simulasi Pemungutan Suara di SMP Negeri 2 Depok, Kecamatan Depok, Kabupaten Sleman, pada Jumat (18/08) pukul 09.00 WIB. Kegiatan ini dilakukan dalam rangka Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila SMP Negeri 2 Depok untuk menumbuhkan pentingnya kesadaran berdemokrasi bagi para pelajar. dok. foto peserta sosdiklih mengikuti simulasi pemungutan suara Hadir sebagai narasumber dalam kegiatan sosialisasi ini Ketua Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat, dan SDM KPU Sleman, Aswino Wardhana. Aswino menyampaikan materi mengenai pengetahuan dan sejarah kepemiluan di Indonesia. Dalam paparannya Aswino mengajak siswa-siswi yang merupakan pemilih pemula untuk cerdas memilih dan berpartisipasi aktif contohnya dalam pemilihan Ketua OSIS di sekolah. dok. foto bersama narasumber, segenap guru dan siswa SMP Negeri 2 Depok Sleman Aswino juga memaparkan pelaksanaan Pemilihan Umum 2024, yakni pada Rabu, 14 Februari 2024 mendatang. Pemilihan Umum 2024 memuat lima jenis pemilihan di dalamnya, yakni Presiden dan Wakil Presiden, DPD RI, DPR RI, DPRD Provinsi, dan DPRD Kabupaten/Kota. Pada akhir paparannya Aswino menjelaskan proses pemungutan suara yang dilakukan di TPS, kemudian dilanjutkan simulasi pemungutan suara yang diikuti antusias oleh ratusan siswa-siswi di SMP Negeri 2 Depok.“Harapannya dilaksanakan kegiatan ini agar siswa-siswi SMP Negeri 2 Depok dapat mendapatkan pengetahuan tentang kepemiluan dan menumbuhkan karakter demokratis sejak dini” ungkap Supriyana Kepala SMP Negeri 2 Depok. (adp)

Tanamkan Pendidikan Demokrasi Melalui Sosialisasi Pendidikan Pemilih dan Simulasi Pemilu di SMP Negeri 1 Mlati

Sleman (16/08) - KPU Kabupaten Sleman bersama PPK Kapanewon Mlati menyampaikan sosialisasi, pendidikan pemilih, dan simulasi pemilu kepada siswa-siswi SMP N 1 Mlati pada Jumat, 11 Agustus 2023. Kegiatan yang diikuti oleh 128 peserta didik kelas tujuh ini diwujudkan dalam bentuk seminar ‘Pemilu 2024 dan Relevansinya dengan  Pendidikan Demokrasi di Sekolah’. Pendidikan demokrasi sangat penting untuk diajarkan kepada calon-calon pemilih pemula agar dapat membentuk karakter pemilih yang baik dan berkualitas. Pendidikan demokrasi juga dapat disebut sebagai suatu proses dalam memberikan kesempatan kepada siswa sebagai kegiatan praktik kehidupan yang demokratis baik di kelas, sekolah, maupun di masyarakat dengan tujuan agar mereka mengetahui dan memahami bagaimana proses politik suatu negara. dok. foto Kadiv Perencanaan Data dan Informasi KPU Kabupaten Sleman sampaikan materi tahapan Pemilu 2024 Indah Sri Wulandari selaku Ketua Divisi Perencanaan, Data, dan Informasi KPU Kabupaten Sleman memaparkan materi menjadi pemilih yang cerdas, rasional, dan tanggung jawab. Dalam materinya, Indah memaparkan pengertian pemilu dan asas-asas pemilu, yakni langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil. Pada kesempatan tersebut Indah menjelaskan mengenai masa kampanye selama 75 hari, dan dijelaskan bahwa yang dapat berpartisipasi dalam kampanye yaitu warga masyarakat yang telah memiliki hak pilih. Hafi Hanafi selaku anggota PPK Kapanewon Mlati menambahkan materi  mengenai Pendidikan Demokrasi. Di tingkatan Sekolah Menengah Pertama, Pendidikan Demokrasi diimplementasikan dalam pemilihan Ketua OSIS dan wakilnya.  Pemilihan Ketua OSIS dan wakilnya merupakan ajang pembelajaran demokrasi bagi siswa, dalam memilih pemimpin secara langsung, transparan, jujur, adil dan dapat menanamkan nilai-nilai demokrasi. Dengan Pendidikan Demokrasi ini diharapkan siswa dapat menjadi generasi yang demokratis. dok. foto Peserta Sosialisasi Pendidikan Pemilih dan Simulasi Pemilu di SMP Negeri 1 Mlati Siswa-siswi SMP N 1 Mlati sangat bersemangat mengikuti rangkaian acara yang terselenggara. Pada kesempatan ini juga diadakan simulasi pemilu mengenai urutan dan tata cara menggunakan hak pilih. Siswa dilibatkan secara langsung untuk mempraktikkan menggunakan hak pilihnya di TPS mulai dari memasuki pintu TPS hingga memasukkan salah satu jari pada tinta sebagai tanda sudah menggunakan hak pilihnya. Acara ditutup dengan game berupa pertanyaan mengenai materi Pendidikan Demokrasi yang telah disampaikan oleh KPU Kabupaten Sleman dan PPK Kapanewon Mlati. Siswa sangat antusias dan pemenangnya diberi doorprize yang telah disiapkan oleh panitia. (Its)

Berikan Pendidikan Pemilih kepada Pemilih Pemula, KPU Kabupaten Sleman Menjadi Narasumber pada Kegiatan Pramuka SMA N 1 Mlati

Sleman (14/08) - KPU Kabupaten Sleman diwakili oleh Aswino Wardhana selaku Ketua Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat, dan SDM kembali menjadi narasumber untuk paparkan pendidikan pemilih kepada pemilih pemula dalam giat Penerimaan Tamu Ambalan dari Ambalan Sultan Agung-Nyi Ageng Serang bertajuk “Tumbuh dan Kembangkan Tunas Muda Penerus Bangsa yang Berbudi Luhur dalam Misi Gerakan Pramuka Indonesia”. Giat yang dilaksanakan pada Minggu (06/08) pukul 10.00 WIB tersebut bertempat di SMA N 1 Mlati. dok. foto Aswino Wardhana sampaikan materi Tahapan Pemilihan Umum 2024 Sesi materi yang dipaparkan oleh Aswino Wardhana diawali dengan pemaparan pelaksanaan Pemilihan Umum 2024, yakni pada Rabu, 14 Februari 2024 mendatang. Pemilihan Umum 2024 memuat lima jenis pemilihan di dalamnya, yakni Presiden dan Wakil Presiden, DPD RI, DPR RI, DPRD Provinsi, dan DPRD Kabupaten/Kota. Nantinya, para pemilih akan mencoblos surat suara dengan lima jenis pemilihan tersebut. Aswino juga mengajak para peserta kegiatan yang sudah berusia 17 tahun atau memenuhi syarat sebagai pemilih untuk menggunakan hak suaranya pada Pemilu 2024. Namun, sebelum menggunakan hak suaranya, Aswino menekankan untuk memeriksa terlebih dahulu di laman cekdptonline.kpu.go.id untuk memastikan sudah terdaftar sebagai pemilih pada Pemilu 2024. Para pemilih yang belum terdaftar dapat lapor kepada PPS untuk tingkat kalurahan dan PPK untuk tingkat kapanewon. dok. foto bersama siswa SMP N 1 Mlati beserta narasumber Selanjutnya, Aswino juga memaparkan terkait Daftar Pemilih Tetap (DPT) dalam lingkup Kabupaten Sleman yang sudah ditetapkan pada 21 Juni 2023 lalu. KPU Kabupaten Sleman menetapkan 411.352 laki-laki sebagai pemilih dan 437.710 pemilih perempuan, sehingga total pemilih pada wilayah Kabupaten Sleman yakni 849.062 yang tersebar dalam 3457 TPS. (Win)

Menyongsong Pemilu 2024, KPU Kabupaten Sleman Berikan Sosialisasi Pendidikan Pemilih Pemula di Muhammadiyah Boarding School Prambanan

Sleman (03/08) - KPU Kabupaten Sleman bersama dengan PPK Kapanewon Prambanan dan PPS Bokoharjo melaksanakan sosialisasi kepada para santri di Muhammadiah Boarding School Prambanan pada Senin, 31 Juli 2023. Kegiatan tersebut dilakukan secara terpisah antara santri laki-laki dengan santri perempuan. Ratna Ekawati selaku anggota PPK Kapanewon Prambanan melakukan sosialisasi kepada santri perempuan, dan Gufron selaku anggota PPK Kapanewon Prambanan melakukan sosialisasi bersama santri laki-laki. dok. foto siswa Muhammadiah Boarding School Prambanan dalam Sosialisasi Pendidikan Pemilih Pemula Acara diawali dengan pembukaan dan penyampaian materi mengenai Pemilu 2024 oleh Gufron selaku anggota PPK Kapanewon Prambanan Divisi Teknis dan Penyelenggaraan. Sosialisasi pendidikan pemilih pemula dilakukan dengan tujuan agar dapat menyongsong pemilu dan pemilihan serentak tahun 2024 yang berintegritas. PPK Kapanewon Prambanan juga memaparkan betapa pentingnya Pemilu 2024 karena dapat memberikan kesempatan pada setiap warga negara untuk menggunakan hak pilih, meningkatkan kesejahteraan, dan kualitas hidup masyarakat. Aswino Wardhana selaku Ketua Divisi Sosialisasi dan Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat, dan SDM memberikan arahan kepada para santri yang sudah berusia tujuh belas tahun, agar dapat menggunakan hak pilihnya. KPU Kabupaten Sleman juga memperkenalkan partai politik yang akan berkontribusi dalam Pemilu 2024 yang akan diselenggarakan pada Rabu, 14 Februari 2024. dok. foto bersama seluruh peserta, narasumber dan PPK Kapanewon Parmbanan Tata cara dan denah pemungutan suara juga disampaikan agar para pemilih pemula mendapatkan pengetahuan pada saat melakukan pemilu. Pada kesempatan tersebut, Aswino juga memberikan pesan agar para santri tidak golput dan dapat menggunakan hak pilihnya dengan rasional, cerdas, dan bertanggung jawab. Acara dimeriahkan oleh pembagian doorprize yang disediakan oleh KPU Kabupaten Sleman kepada santri yang antusias dan aktif bertanya. Kegiatan diakhiri dengan sesi foto bersama oleh ustad pengasuh, para santri, KPU Kabupaten Sleman, PPK Kapanewon Prambanan, dan PPS Bokoharjo. (its/rs)

Sosialisasi dan Pendidikan Pemilih Bagi Pemilih Pemula Dusun Sintokan Wukirsari Cangkringan Sleman

Sleman (02/08) - Pemilu serentak tahun 2024 merupakan hajat besar bangsa Indonesia. Siapapun diharapkan terlibat aktif menyukseskan hajat besar ini, terlebih kaum muda yang menjadi pemilih pemula.  Sebagai pemilih yang baru pertama kali melaksanakan pemungutan suara dalam pemilu, maka pemilih pemula penting untuk dibekali baik pengetahuan, wawasan, maupun teknik dalam pemungutan suara sehingga mereka menjadi pemilih yang cerdas, rasional dan bertanggungjawab serta siap menjadi penyelenggara pemilu. dok. foto Pemilih Pemula Dusun Sintokan Wukirsari Cangkringan Sosialisasi dan pendidikan pemilih khususnya kepada pemilih pemula gencar dilaksanakan oleh KPU Kabupaten Seman beserta jajarannya.  Atas inisiatif PPK Kapanewon Cangkringan, pada hari Sabtu (29 Juli 2023) bertempat di kediaman Ibu Berty Listyani di Dusun Sintokan Wukirsari Cangkringan Sleman, diselenggarakan Sosialisasi dan Pendidikan Pemilih (Sosdiklih) Bagi Pemilih Pemula Dusun Sintokan Wukirsari Cangkringan Sleman. Sosdiklih yang diikuti kurang lebih 40 pemilih pemula tersebut, dihadiri pula oleh Ketua Divisi Sosialisasi dan Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat, dan Sumber Daya Manusia KPU Kabupaten Sleman, PPK Kapanewon Cangkringan dan PPS se Kapanewon Cangkringan.  Narasumber dalam giat tersebut dilakoni oleh Indah Sri Wulandari selaku Ketua Divisi Perencanaan, Data, dan Informasi KPU Kabupaten Sleman. Materi tentang dasar hukum pemilu, asas pemilu, tahapan-tahapan pemilu, syarat menjadi pemilih, penyelenggara pemilu, peserta pemilu, teknik pemungutan suara, tips menjadi pemilih yang cerdas, rasional, dan bertanggungjawab, menjadi bahasan utama dalam kegiatan sosdiklih yang berlangsung pada pukul 19.30 – 21.30 WIB. dok. foto pemberiansouvenir dari KPU Kabupaten Sleman Sesi tanya jawab diselingi dengan pembagian souvenir dari KPU Kabupaten Sleman dan PPK Kapanewon Cangkringan menjadi bagian yang meriah dalam acara sosdiklih tersebut. Harapan yang ingin diraih  agar pemilih pemula di Dusun Sintokan menjadi pemilih yang rasional, cerdas dan bertanggungjawab, serta terlibat aktif  dalam Pemilu 2024 sebagai penyelenggara pemilu, bukanlah impian semata. Niat dan semangat menyukseskan Pemilu serentak 2024 terpancar  dalam kesanggupan mereka untuk berpartisipasi aktif baik sebagai pemilih dan penyelenggara Pemilu 2024. Niat dan kerja baik tersebut semoga  terwujud dalam kebersamaan menggelar Pemilu serentak tahun 2024 menuju pemilu yang lancar, aman, dan berkualitas. (Iwud)