Berita Terkini

KPU Kabupaten Sleman Paparkan Sosialisasi Pemilu 2024 pada Bapak-Bapak Padukuhan Pulerejo, Kampung Nglabak

Sleman (27/09) - Gencarkan sosialisasi terkait Pemilu 2024 kepada warga Kabupaten Sleman, Aswino Wardhana selaku Ketua Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat, dan SDM mewakili KPU Kabupaten Sleman menjadi narasumber untuk memaparkan Sosialisasi Pemilu 2024 pada kegiatan pertemuan rutin bapak-bapak Padukuhan Pulerejo, Kampung Nglabak, RW 03. Kegiatan yang dihadiri oleh warga RT 7 dan RT 8 tersebut dilaksanakan pada Sabtu (23/09) pukul 19.30 WIB. dok. foto antusiasme warga yang cukup tinggi pada kegiatan pertemuan rutin Padukuhan Pulerejo Memanfaatkan antusiasme warga yang cukup tinggi pada kegiatan malam tersebut, Aswino mengawali sosialisasi dengan mengajak para bapak untuk berpartisipasi dalam menyukseskan Pemilu 2024 dengan menjadi anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS). Dijelaskan oleh Aswino bahwa anggota KPPS merupakan tujuh orang yang berasal dari masyarakat sekitar TPS dan memenuhi syarat sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. dok. foto salah satu warga berdiskusi terkait pindah memilih pada Pemilu 2024 Selanjutnya, Aswino juga mengingatkan warga untuk menggunakan hak pilihnya pada Hari Pemungutan Suara yang dilaksanakan Rabu, 14 Februari 2024. Namun, sebelumnya warga harus memastikan sudah terdaftar dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) yang dapat dilakukan dengan membuka laman cekdptonline.kpu.go.id. Selain DPT terdapat DPTb, yakni Daftar Pemilih Tambahan. DPTb merupakan daftar pemilih yang terdaftar dalam DPT di suatu TPS, namun karena kondisi tertentu, pemilih tersebut tidak dapat menggunakan haknya untuk memilih di TPS tempat yang bersangkutan terdaftar dan akan memberikan suaranya di TPS lain. Kegiatan Sosialisasi Pemilu 2024 pada pertemuan rutin bapak-bapak Padukuhan Pulerejo, Kampung Nglabak, RW 03 dari RT 07 dan RT 08 diakhiri dengan tanya jawab. (Win)

Sosialisasi dan Pendidikan Pemilih dalam Kemah Forum Pemuda Lintas Agama

Sleman (27/09) - Generasi muda merupakan generasi yang memiliki kemampuan, semangat tinggi, dan wawasan yang lebih luas untuk mengembangkan negara. Potensi yang ada tersebut harus diarahkan ke dalam jalan maupun tujuan yang benar serta positif sehingga terwujud generasi muda yang tangguh dan berkualitas. Untuk mewujudkan hal tersebut KPU Kabupaten Sleman diberi amanah oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Sleman sebagai narasumber dalam Kemah Forum Pemuda Lintas Agama dengan tema ‘Peran Pemuda dalam Merawat Kebhinekaan’. dok. foto peserta Kemah Forum Pemuda Lintas Agama berdiskusi terkait pelaksanaan Pemilu 2024 yang makin dekat  Kemah Forum Pemuda Lintas Agama yang dilaksanakan pada hari Jumat, tanggal  15 September 2023, bertempat di Taman Wanasutan Asri Sembego Maguwoharjo Depok Sleman ini diikuti kurang lebih 35 pemuda dari berbagai agama dan suku. Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka meningkatkan kerukunan antar pemuda lintas agama di Kabupaten Sleman. Peran Generasi Muda dalam Menyukseskan Pemilu Serentak 2024 menjadi bahasan materi dengan narasumber Indah Sri Wulandari selaku Ketua Divisi Perencanaan, Data, dan Informasi KPU Kabupaten Sleman. Dalam materinya Indah menyampaikan Sosialisasi Pemilu Serentak 2024,  pentingnya peran pemuda dalam menyukseskan Pemilu Serentak 2024, signifikansi suara pemilih muda, ruang partisipasi bagi pemilih muda dalam Pemilu, serta peran apa yang bisa diambil pemilih muda dalam Pemilu Serentak 2024. Materi tentang pindah memilih khususnya proses layanan pindah memilih, waktu layanan pindah memilih, serta syarat pindah memilih juga dibahas  dalam giat tersebut. dok. foto kegiatan api unggun untuk mempererat persaudaraan dan persatuan Indah juga mengajak kepada peserta untuk menggunakan hak pilih sebaik-baiknya agar memberikan dampak positif bagi perbaikan demokrasi Indonesia dimasa  depan. Tak lupa harapan kepada peserta juga dikumandangkan agar mereka senantiasa meningkatkan kualitas diri, menggunakan internet dan media sosial dengan bijak, terbuka terhadap pengalaman baru, berpartisipasi aktif sebagai penyelenggara Pemilu, serta menjadi pemilih yang cerdas, rasional, dan bertanggungjawab. (Iwud)

Upayakan Optimalisasi Sosialisasi Pemilu 2024, KPU Kabupaten Sleman Ajak Warga RW 49 Padukuhan Kentungan Gunakan Hak Pilihnya

Sleman (20/09) - Dalam rangka optimalkan sosialisasi terkait Pemilihan Umum yang akan diselenggarakan tahun 2024 mendatang, KPU Kabupaten Sleman diwakili oleh Aswino Wardhana selaku Ketua Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat, dan SDM menjadi narasumber dalam Pertemuan RW 49 Padukuhan Kentungan pada bulan September yang dilaksanakan Jumat (15/09). Kegiatan yang mengundang pengurus RW 49 Padukuhan Kentungan tersebut dilaksanakan di SDN Condong Catur. dok. foto salah satu peserta berdiskusi tentang tahapan pemilu 2024 Aswino Wardhana berkesempatan menyampaikan materi Sosialisasi Pemilu 2024, yakni terkait Tahapan Pemilu 2024. Mengawali paparannya, Aswino mengajak warga yang hadir pada kegiatan tersebut untuk menggunakan hak pilihnya pada Pemilu 2024 yang jatuh pada hari Rabu, 14 Februari 2024. Sebelum menggunakan hak pilihnya, Aswino mengingatkan warga untuk memastikan dirinya sudah terdaftar sebagai pemilih di Pemilu 2024 dengan membuka laman cekdptonline.kpu.go.id. Apabila telah terdaftar, pemilih dapat hadir ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) dan akan mendapatkan surat suara dengan lima jenis pemilihan, yakni Presiden dan Wakil Presiden, DPD, DPR RI, DPRD Provinsi, dan DPRD Kabupaten/Kota. Pada materi tahapan Pemilu 2024, Aswino juga menjelaskan tentang Daftar Pemilih Tambahan (DPTb), yaitu daftar pemilih yang terdaftar dalam DPT di suatu TPS, namun karena keadaan tertentu pemilih tersebut tidak dapat menggunakan haknya untuk memilih di TPS, di mana yang bersangkutan terdaftar dan akan memberikan suaranya di TPS lain. dok. foto peserta sosialisasi yang mendapat merchandise dari KPU Kabupaten Sleman Selain itu, Aswino juga mengajak warga untuk turut serta berpartisipasi menyukseskan Pemilu 2024 dengan menjadi Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS). Secara singkat, Aswino memaparkan terkait KPPS. Anggota KPPS berjumlah tujuh orang yang berasal dari anggota masyarakat di sekitar TPS dan memenuhi syarat sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.  Menutup kegiatan malam tersebut, Aswino membagikan doorprize kepada peserta yang interaktif selama acara berlangsung. (Win)

Sosialisasi Pindah Memilih bersama Kepala Sekolah SMA dan SMK se-Kabupaten Sleman

Sleman (20/09) - KPU Kabupaten Sleman bekerjasama dengan Balai Pendidikan Menengah Kabupaten Sleman menyelenggarakan sosialisasi pindah memilih bersama Kepala Sekolah SMA dan SMK se-Kabupaten Sleman dalam rangkaian acara Workshop Penguatan Manajerial Kepala Sekolah SMA dan SMK. Giat yang diselenggarakan pada hari Rabu, tanggal 20 September 2023 ini bertujuan memberikan pengetahuan, informasi, dan pemahaman terkait penyusunan Daftar Pemilih Tambahan (DPTb) serta Daftar Pemilih Khusus (DPK). Selain itu disampaikan pula adanya ketentuan baru dari KPU RI bahwa peserta didik yang sedang menempuh pendidikan menengah, namun karena keadaan tertentu mereka tidak dapat menggunakan haknya untuk memilih di TPS dimana yang bersangkutan terdaftar dan akan memberikan suara di TPS lain,  maka saat pindah memilih harus menyertakan dokumen bukti dukung berupa surat keterangan belajar dari lembaga pendidikan, dan  ditandatangani serta cap basah. dok. foto peserta Sosialisasi para Kepala Sekolah SM dan SMK se-Kabupaten Sleman Indah Sri Wulandari selaku Ketua Divisi Perencanaan, Data, dan Informasi KPU Kabupaten Sleman didapuk menjadi narasumber dalam kegiatan sosialisasi tersebut. Dalam materinya Indah menyampaikan tentang tahapan penyusunan DPTb, persyaratan pindah memilih, pelayanan pindah memilih, dokumen alat bukti pendukung alasan pindah memilih, daerah pemilihan di Kabupaten Sleman, dan DPK. dok. foto Kadiv Perdatin saat sampaikan materi Sosialisasi DPtb Sosialisasi yang dilaksanakan di Aula Youth Center ini dihadiri kurang lebih 88 Kepala Sekolah SMA dan SMK se-Kabupaten Sleman. Dengan kegiatan sosialisasi ini diharapkan setiap sekolah menengah yang ada di Kabupaten Sleman telah siap memberikan pelayanan kepada peserta didiknya yang akan pindah memilih, sehingga tahapan Pemilu Serentak 2024 khususnya tahapan penyusunan dan pemutakhiran data pemilih dapat berlangsung dengan baik dan lancar. (Iwud)

KPU Kabupaten Sleman Terima Audiensi Badan Pengawas Pemilu Kabupaten Sleman

Sleman (14/09) – Ketua KPU Kabupaten Sleman Trapsi Haryadi beserta anggota menerima audiensi anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Sleman beserta jajaran sekretariatnya. Pihak Bawaslu yang dipimpin Ketua Bawaslu Kabupaten Sleman Arjuna Al Ikhsan Siregar, ditemui di Kantor KPU Kabupaten Sleman, Kamis (14/09). Seperti disampaikan Ketua Bawaslu, audiensi ini sebagai bentuk perkenalan pimpinan Bawaslu terpilih serta sebagai bentuk koordinasi guna mensukseskan perhelatan Pemilu Tahun 2024. Bertempat di ruang pertemuan KPU Kabupaten Sleman, para pimpinan lembaga ini bertemu dan membahas beberapa hal terkait tahapan Pemilu 2024. Hal pertama yang menjadi poin pembahasan adalah mengenai daftar pemilih khususnya pemilih pindah memilih. Bawaslu memberikan usulan adanya posko pelayanan pindah memilih. dok.foto ketua dan anggota KPU Sleman dan jajaran Bawaslu bahas tahapan Pemilu 2024 Pembahasan kedua yang menjadi perhatian terkait tahapan kampanye yang akan dimulai pasca penetapan Daftar Calon Tetap (DCT). Terkait tahapan ini kedua lembaga bersepakat akan melakukan pengkajian atas Peraturan Bupati Sleman tentang Kampanye. Sebagai pungkasan bahasan dalam audiensi, melalui Ketua Bawaslu Kabupaten Sleman memberikan usulan agar KPU Kabupaten Sleman perlu memberikan perhatian kepada pemilih disabilitas pada pelaksanaan Pemilu Tahun 2024. dok.foto penyerahan souvenir oleh Ketua Bawaslu Kab Sleman Mengakhiri audiensi, KPU Kabupaten Sleman menyampaikan maskot PEmilu Tahun 2024 yakni Sura Sulu kepada Ketua Bawaslu Kabupaten Sleman. (Nars)  

Menjadi Pembina Upacara MAN 2 Sleman, Ketua Divisi Hukum dan Pengawasan KPU Kabupaten Sleman Ajak Pemilih Pemula Gunakan Hak Pilihnya

Sleman (12/09) – Ketua Divisi Hukum dan Pengawasan Ahmad Baehaqi mengikuti pelaksanaan Upacara Bendera pada Senin (11/09) di MAN 2 Sleman.  Kegiatan ini dihadiri karena adanya permintaan dari pihak sekolah.  Momen ini juga dianggap menjadi media yang efektif untuk mensosialisasikan Pemilu 2024 dengan menyasar para siswa sebagai pemilih pemula. dok. foto suasana berlangsungnya upacara bendera Peserta upacara bendera yang terdiri dari para guru serta sejumlah 600 pelajar mengikuti upacara dengan penuh khidmat.  Dalam amanatnya, Baehaqi menyampaikan bahwa para pendiri Negara Indonesia menyepakati bahwa suksesi atau pergantian kepemimpinan dilakukan melalui pemilihan umum yang diselenggarakan secara demokratis.  Lebih lanjut disampaikan Baehaqi bahwa dalam penyelenggaraan pemilu terdapat tahapan-tahapan pemilu.   dok. foto peserta upacara saat mendengarkan amanat pembina upacara Baehaqi juga menyampaikan lima jenis pemilihan Pemilu 2024 yakni pemilihan presiden dan wakil presiden, pemilihan Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia, pemilihan Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia, pemilihan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Propinsi dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten/Kota.  Selain beberapa pokok diatas,dalam amanat ini juga disampaikan jenis pemilih seperti pemilih tetap, pemilih tambahan serta pemilih khusus.  Baehaqi juga menjelaskan abgaimana atta cara pengurusan pindah emmilih bagi pemiilh yang pada saat pemungutan suara berlangsung tidak dapat memberikan suaranya di tempatnya terdaftar.  Majelis Permusyawaratan Kelas (MPK) sebagai penyelenggara Pemilihan OSIS (Pemilos) juga diharapkan dapat mengadopsi tahapan-tahapan pemilu.  Tahapan dalam Pemilos dimaksud seperti penetapan hari pemilihan Ketua OSIS, pembuatan aturan-aturan mengenai pemilihan OSIS, penetapan peserta pemilihan OSIS, penentuan jumlah pemilih, serta pencalonan Ketua OSIS hingga kampanye calon ketua OSIS.  Baehaqi berharap melalui pemilihan OSIS (Pemilos) para siswa MAN 2 Sleman dapat belajar mengenai kepemiluan serta bagaimana menumbuhkan iklim demokrasi di sekolah.  “ saya berharap seluruh siswa yang telah memiliki hak pilih bisa menggunakan haknya untuk mencoblos saat Pemilu Tahun 2024 nanti “, ungkapnya mengakhiri amanatnya Kegiatan sosialisasi dan pendidikan pemilih dengan mendatangi sekolah ini diharapkan dapat menjadi cara yang efektif untuk melakukan sosialisasi Pemilu 2024 kepada pemilih pemula. (Nars)