Berita Terkini

KPU Kabupaten Sleman Terima Audiensi DPC Partai Demokrat Kabupaten Sleman Terkait Penyerahan SK Kepengurusan Terbaru dan Informasi Tahapan Pemilu 2024

Sleman (04/08) – KPU Kabupaten Sleman menerima kunjungan audiensi DPC Partai Demokrat Kabupaten Sleman pada Kamis (04/08).  Audiensi tersebut dimaksud untuk memperkenalkan kepengurusan dan menyerahkan Surat Keputusan (SK) kepengurusan partai politik yang terbaru. Selain itu audiensi tersebut juga ingin mendapatkan informasi terbaru tentang tahapan pendaftaran, verifikasi, dan penetapan peserta partai politik Pemilu 2024 dan juga menanyakan terkait tahapan pencalonan. dok. foto KPU Kabupaten Sleman Terima Rombongan DPC Partai Demokrat Kabupaten Sleman  Dalam kunjungannya, Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Sleman, Retno Widiyaningsih memperkenalkan rombongan yang hadir serta menyampaikan adanya pergantian susunan kepengurusan. Retno juga meminta informasi dari KPU Kabupaten Sleman terkait tahapan pendaftaran, verifikasi, dan penetapan peserta partai politik Pemilu 2024. Pada kesempatan tersebut, pengurus yang hadir yaitu Sekretaris, Ossa Candra dan Kepala Badan Pemenangan Pemilu, Ayon Setiady Hery menanyakan perihal terkait mekanisme pendaftaran pencalonan anggota legislatif dan gambaran terkait penataan daerah pemilihan (Dapil). dok foto. Perwakilan DPC Partai Demokrat Kabupaten Sleman sampaikan Maksud Audiensi  Ketua Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi, Hubmas, dan SDM KPU Kabupaten Sleman, Aswino Wardhana memberikan tanggapan bahwa partai politik untuk saat ini agar dapat memfokuskan pada tahapan Pendaftaran, Verifikasi, dan Penetapan peserta partai politik Pemilu 2024 Anggota DPR dan DPRD yang dimulai dari 29 Juli sampai dengan 14 Desember 2022. Dalam tahapan pencalonan dan penentuan Daerah Pemilihan (Dapil) tentu saat ini masih mengacu pada Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum. Dalam perkembangannya nanti apabila ada perubahan regulasi pasti akan dilakukan sosialisasi kepada partai politik. Dalam pencalonan tentunya yang tetap perlu menjadi perhatian adalah harus terpenuhinya keterwakilan 30 % kuota perempuan. dok. foto Anggota dan Sekretaris menyampaikan penjelasan terkait Pendaftaran, Verifikasi, dan Penetapan peserta partai politik Pemilu 2024 Ketua Divisi Hukum dan Pengawasan, Ahmad Baehaqi memberikan tambahan tanggapan dengan menyampaikan bahwa saat ini tahapan yang berlangsung adalah tahapan pendaftaran partai politik dengan mengacu pada Peraturan KPU Nomor 4 Tahun 2022. Untuk tahapan pencalonan anggota legislatif masih menunggu peraturan KPU dan petunjuk teknis tersendiri. Untuk Dapil saat ini masih berupa draft dan masih ada uji publik dan akan diajukan dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan DPR RI. Masyarakat dan partai politik tentu dapat memberikan masukan terkait penataan Dapil ini. Tentunya, apabila sudah memasuki tahapan pencalonan dan penataan Dapil akan disosialisasikan kepada partai politik sebagai peserta pemilu. KPU Kabupaten Sleman mempunyai semangat berintegritas 24 jam, sehingga masyarakat maupun partai politik juga dapat berkonsultasi KPU kabupaten/kota kapan saja melalui Help Desk yang saat ini melayani konsultasi tahapan pendaftaran, verifikasi, dan penetapan partai politik. Baehaqi juga berpesan untuk petugas penghubung partai politik yang diberi mandat merupakan petugas yang komunikatif dan diharapkan tidak berganti-ganti agar tidak muncul kendala komunikasi pada saat tahapan berjalan. Diskusi menarik terjalin dalam audiensi tersebut. Pembahasan mengenai perlunya sinergitas antara partai politik dan KPU kabupaten/kota dalam kesuksesan pemilu. DPC Partai Demokrat Kabupaten Sleman mengapresiasi dengan adanya respon cepat pelayanan informasi dari KPU Kabupaten Sleman. (Cls)

KPU Kabupaten Sleman gelar Sosialisasi Peraturan Komisi Pemilihan Umum Nomor 4 Tahun 2022 Kepada Partai Politik

Sleman (03/08) –  KPU Kabupaten Sleman gelar Sosialisasi Peraturan Komisi Pemilihan Umum Nomor 4 tahun 2022 tentang Pendaftaran, Verifikasi, dan Penetapan Partai Politik Peserta Pemilihan Umum Anggota Dewan Perwakilan Rakyat dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah kepada partai politik.  Sosialisasi ini sebagai bentuk tindak lanjut dari Surat KPU RI Nomor 568 Tahun 2022 tentang Diseminasi Informasi atas Peraturan KPU Nomor 4 Tahun 2022.  Peserta yang mengikuti sosialisasi tahapan pendaftaran, verifikasi, dan penetapan partai politik peserta pemilu ini adalah perwakilan dari partai politik di tingkat Kabupaten Sleman, Bawaslu Kabupaten Sleman, serta Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Sleman. dok. foto Peserta Sosialisasi Peraturan KPU Nomor 4 Tahun 2022 Dalam sambutannya, Ketua KPU Kabupaten Sleman Trapsi Haryadi menyampaikan bahwa saat ini pendaftaran partai politik sedang berlangsung tepatnya mulai 1 Agustus 2022 lalu dan akan berakhir pada 14 Agustus 2022.  Dalam sambutannya juga, Trapsi menyampaikan update partai politik yang telah mendaftar ke KPU RI. Sementara terdapat sejumlah 40 partai politik yang telah memiliki akun Sipol. Ketua Divisi Teknis Penyelengaraan KPU Kabupaten Sleman, Noor Aan Muhlishoh sampaikan apa saja yang menjadi pokok perhatian dalam Peraturan Komisi Pemilihan Umum Nomor 4 tahun 2022. Poin krusial tersebut antara lain pendaftaran, verifikasi administrasi maupun verifikasi faktual, hingga penetapan partai politik peserta Pemilu 2024. dok. foto Kadiv teknis Penyelenggaraan saat sampaikan paparan  Aan juga menjelaskan terkait partai politik calon peserta pemilu sesuai dengan Pasal 6 Peraturan KPU Nomor 4 Tahun 2022.  Pertama, partai politik yang memenuhi ambang batas perolehan suara paling sedikit 4% (empat persen) dari perolehan suara sah secara nasional hasil pemilu terakhir, kedua partai politik yang tidak memenuhi ambang batas perolehan suara paling sedikit 4% (empat persen dari perolehan suara sah secara nasional hasil pemilu terakhir dan memiliki keterwakilan di tingkat DPRD provinsi dan/ atau DPRD kabupaten/kota, ketiga partai politik yang tidak memenuhi ambang batas perolehan suara paling sedikit 4% (empat persen) dari perolehan suara sah secara nasional hasil pemilu terakhir dan tidak memiliki keterwakilan di tingkat DPRD provinsi dan/ atau DPRD kabupaten/kota, dan partai politik yang tidak menjadi peserta pemilu dalam pemilu terakhir. dok. foto Ketua Bawaslu Kab Sleman saat berikan tanggapan terhadap partai politik Pada bagian akhir paparan, Aan menyampaikan bahwa dalam tahapan Pendaftaran, Verifikasi, dan Penetapan Partai Politik Peserta Pemilu 2024, KPU RI mengembangkan  teknologi Sistem Informasi Partai Politik (Sipol). Saat ini KPU Kabupaten Sleman membuka help desk Pendaftaran, Verifikasi, dan Penetapan Partai Politik Peserta Pemilu di kantor untuk melayani konsultasi partai politik terkait kebijakan tentang pendaftaran, verifikasi, dan penetapan partai politik dan penggunaan aplikasi Sipol. (Nars)

KPU Kabupaten Sleman Terima Audiensi Bawaslu Kabupaten Sleman Terkait Informasi Tahapan Pendaftaran, Verifikasi, dan Penetapan Partai Politik Peserta Pemilu 2024

Sleman (04/08) – KPU Kabupaten Sleman menerima audiensi Bawaslu Kabupaten Sleman menerima audiensi Bawaslu Kabupaten Sleman (01/08).  Audiensi tersebut dimaksud untuk mendapatkan informasi terbaru tentang tahapan pendaftaran, verifikasi, dan penetapan partai politik peserta Pemilu 2024. Ketua KPU Kabupaten Sleman Trapsi Haryadi menyambut baik kedatangan seluruh personel Bawaslu Kabupaten Sleman. dok. foto KPU Kabupaten Sleman terima audiensi Ketua Bawaslu Kabupaten Sleman, M. Karim Mustofa menyampaikan bahwa audiensi Bawaslu Kabupaten Sleman ke KPU Kabupaten Sleman adalah ingin mendapatkan informasi terbaru tentang tahapan pendaftaran, verifikasi, dan penetapan partai politik peserta Pemilu 2024. Khususnya terkait Peraturan KPU Nomor 4 Tahun 2022. Saat ini Bawaslu Kabupaten Sleman juga memberikan himbauan kepada partai politik terkait proses pendaftaran dan tahapan verifikasi yaitu mengingatkan agar dilakukan sesuai ketentuan. Bawaslu juga membuka help desk untuk media bantuan dan penyampaian masalah yang dialami ke Bawaslu. dok. foto Ketua Bawaslu Kabupaten Sleman sampaikan maksud dan tujuan audiensi Anggota Bawaslu Kabupaten Sleman, Arjuna Al Ichsan memberikan catatan tambahan bahwa Bawaslu berusaha meminimalisir pengawasan di luar koridor dari peraturan KPU. Di sisi lain Bawaslu dalam hal pemantauan juga ada keterbatasan seperti akses terhadap interaksi KPU kabupaten/kota dan partai politik di Sistem Informasi Partai Politik (Sipol), cek kegandaan keanggotaan, dan peran serta dalam proses verifikasi faktual. Ketua Divisi Teknis Penyelenggaraan, Noor Aan Muhlishoh menanggapi dengan menyampaikan bahwa terkait dengan Peraturan KPU Nomor 4 Tahun 2022 apabila sudah dibedah oleh Bawaslu Kabupaten Sleman, maka KPU Kabupaten Sleman terbuka untuk menerima Daftar Inventarisasi Masalah (DIM) berdasar kajian internal Bawaslu Kabupaten Sleman secara detail. dok. foto Anggota Bawaslu Kabupaten Sleman simak penjelasan terkait Sipol KPU Kabupaten Sleman juga akan melaksanakan sosialisasi mengenai Peraturan KPU Nomor 4 Tahun 2022  dengan mengundang partai politik yang akan dilaksanakan pada Rabu, 3 Agustus 2022.  Salah satu aplikasi yang digunakan dalam pendaftaran adalah Sipol. Sipol didesain per tahapan begitu juga dengan akses sesuai masa tahapan. KPU Kabupaten Sleman juga membuka layanan Help Desk. Pembentukan Help Desk sesuai Surat KPU RI Nomor 574/PL.01-SD/05/2022 tentang Pembentukan Helpdesk KPU Provinsi dan KPU kabupaten/kota serta Penyampaian Petunjuk Pelaksanaan dan SOP Helpdesk. Helpdesk pelayanan terkait pendaftaran, verifikasi, dan penetapan partai politik peserta pemilu serta penggunaan Sipol mulai aktif tanggal 1 Agustus 2022. Informasi tentang adanya pelayanan Helpdesk akan diinformasikan melalui media sosial.  Noor Aan juga menanggapi terkait pemantauan yang dilaksanakan Bawaslu kabupaten/kota, ada beberapa hal yang tidak bisa dipantau oleh Bawaslu kabupaten/kota melalui Sipol. Pada proses verifikasi administrasi, seluruh kegiatan dilakukan dengan aplikasi Sipol. Adanya potensi kegandaan, anggota tidak memenuhi syarat karena pekerjaaan  atau usia dan NIK tidak ada di Daftar Pemilih Berkelanjutan (DPB), KPU RI menyampaikan ke partai politik.  Dalam hal adanya dugaan kegandaan antar partai politik, ditindaklanjuti dengan surat pernyataan anggota partai politik.  Apabila masih belum dapat dipastikan keanggotaannya KPU kabupaten/kota meminta petugas penghubung /LO menghadirkan langsung anggota partai politik ke kantor  KPU kabupaten/kota untuk dilakukan klarifikasi langsung. dok. foto Komisioner Bawaslu Kabupaten Sleman saat sampaikan tanggapan terkait verifikasi Untuk data NIK yang terdaftar di aplikasi Sipol tapi tidak muncul di DPB tindak lanjutnya adalah dilaporkan ke KPU RI untuk dikonfirmasikan ke Kemendagri.  Apabila dari Kemendagri data tersebut ditemukan maka dinyatakan Memenuhi Syarat (MS), namun jika tidak ditemukan maka dinyatakan Tidak Memenuhi Syarat (TMS). Yang terakhir terkait peran serta Bawaslu kabupaten/kota dalam hal verifikasi faktual apabila ada arahan dari Bawaslu RI untuk tidak menandatangani  formulir, maka diserahkan kepada kebijakan masing-masing lembaga. Kepala Subbag Teknis Penyelenggaraan Pemilu, Partisipasi Masyarakat, dan Hubungan Masyarakat KPU Kabupaten Sleman, Yuyud Futrama menambahkan secara teknis aplikasi Sipol untuk saat adalah pendaftaran Admin Sipol pengguna KPU.  Admin akan dapat mendaftarkan operator dan viewer. Viewer bisa melihat dari sisi pengguna partai politik, dan pengguna KPU.  Verifikasi administrasi dilakukan oleh KPU RI, baik kepengurusan, kantor dan keanggotaan. KPU RI dapat menugaskan KPU kabupaten/kota untuk melakukan verifikasi keanggotaan. Kewenangan admin dan operator Sipol di KPU kabupaten/kota hanya melakukan verifikasi keanggotaan sesuai data yang diturunkan KPU RI melalui  Sipol. (Nars&Cls)

Anggota KPU Kabupaten Sleman Noor Aan Muhlishoh : Narasumber Inspirasi Siang Bersama MQ FM Bahas Peraturan KPU Nomor 4 Tahun 2022

Sleman (03/08) - Ketua Divisi Teknis Penyelenggaraan KPU Kabupaten Sleman Noor Aan Muhlishoh berkesempatan menjadi narasumber Program Talk Show Inspirasi Siang  Radio MQ FM Rabu, 03 Agustus 2022.  Tema yang diangkat dalam talk show ini adalah “Sosialisasi terkait Peraturan KPU Nomor 4 Tahun 2022 tentang Pendaftaran, Verifikasi, dan Penetapan Partai Politik Peserta Pemilu Tahun 2024”. dok. foto Talkshow Inspirasi Siang Sosialisasi PKPU Nomor 4 Tahun 2022 Aan menjelaskan perkembangan dari pelaksanaan tahapan Pendaftaran, Verifikasi, dan Penetapan Partai Politik Peserta Pemilu Tahun 2024. Poin penting yang disampaikan dalam talk show ini juga terkait dengan rincian dan tahapan pendaftaran, verifikasi hingga penetapan. Proses pendaftaran sedang berlangsung di KPU RI sampai dengan tanggal 14 Agustus 2022. Ketugasan KPU Kabupaten Sleman nantinya adalah melakukan verifikasi faktual baik kepengurusan, kantor, dan keanggotaan.  Namun demikian, apabila dalam tahapan verifikasi administrasi, KPU RI memberi arahan KPU kabupaten/kota untuk membantu verifikasi administrasi keanggotaan, maka KPU kabupaten/kota akan melakukan verifikasi administrasi. dok. foto Noor Aan Muhlishoh NArasumber Talkshow MQ FM Sebagai bentuk layanan informasi kepada publik, saat ini KPU Kabupaten Sleman telah membuka help desk sebagai bentuk layanan konsultasi baik soal kebijakan maupun aplikasi Sistem Informasi Partai Politik (Sipol). Dalam akhir talk show, Aan menegaskan bahwa Pemilu membuka ruang partisipasi seluasnya kepada masyarakat. Secara mandiri, masyarakat dapat memberikan tanggapan terhadap pelaksanaan tahapan pendaftaran, verifikasi, dan penetapan partai politik melalui infopemilu.kpu.go.id. (Nars)

KPU Kabupaten Sleman Gelar Sosialisasi Internal Terkait dengan Peraturan KPU Nomor 4 Tahun 2022 Serta Pengenalan Sistem Informasi Partai Politik (Sipol) dalam Tahapan Pemilu 2024

Sleman (01/08) – Seluruh SDM di lingkungan KPU Kabupaten Sleman mengikuti kegiatan sosialisasi tentang Pendaftaran, Verifikasi dan Penetapan Partai Politik Peserta Pemilu Anggota DPR dan DPRD serta Pengenalan Sistem Informasi Partai Politik (Sipol) dalam Tahapan Pemilu 2024 kepada seluruh SDM di lingkungan KPU Kabupaten Sleman pada (29/07). Sosialisasi internal ini bertujuan untuk memberikan pemahaman terhadap bisnis proses Tahapan Pemilu 2024. dok. foto Seluruh SDM ikuti Internalisasi Peraturan KPU Nomor 4 Tahun 2022 Dua pembahasan utama dalam sosialisasi ini diantaranya tentang Peraturan KPU Nomor 4 Tahun 2022 tentang Pendaftaran, Verifikasi dan Penetapan Partai Politik Peserta Pemilu Anggota DPR dan DPRD serta Pengenalan Aplikasi Sistem Informasi Partai Politik (Sipol) yang digunakan dalam tahapan Pendaftaran, Verifikasi dan Penetapan Partai Politik Peserta Pemilu. “Isu strategis dalam Peraturan KPU Nomor 4 Tahun 2022 diantaranya pendaftaran, verifikasi administrasi, verifikasi faktual, penetapan dan Sistem Informasi Partai Politik (Sipol)”, ungkap Aan saat penyampaian paparannya.  Sesuai dengan Peraturan KPU Nomor 4 Tahun 2022, KPU Kabupaten/Kota memiliki ketugasan untuk melaksanakan verifikasi administrasi keanggotaan yang dilakukan untuk membuktikan daftar nama anggota partai politik telah sesuai dengan dokumen KTA dan KTP-el atau KK, dugaan ganda anggota partai politik, status pekerjaan telah memenuhi syarat sebagai anggota partai politik, usia dan/atau status perkawinan telah memenuhi syarat sebagai anggota partai politik, dan NIK terdaftar pada Data Pemilih Berkelanjutan sesuai dengan NIK yang tercantum dalam KTP-el atau KK. Seluruh proses verifikasi administrasi menggunakan aplikasi Sipol. dok. foto Paparan terkait Kebijakan oelh Kadiv Teknis Penyelenggaraan Verifikasi faktual yang dilakukan oleh KPU kabupaten/kota sesuai dengan pasal 79 yakni verifikasi faktual kepengurusan partai politik tingkat kabupaten/kota untuk membuktikan pemenuhan persyaratan kepengurusan Partai Politik calon peserta Pemilu tingkat kabupaten/kota, memperhatikan keterwakilan perempuan paling sedikit 30% (tiga puluh persen) pada susunan Pengurus Partai Politik tingkat kabupaten/kota; dan domisili Kantor Tetap pada kepengurusan Partai Politik tingkat kabupaten/kota sampai tahapan terakhir Pemilu. dok. foto Pengenalan SIPOL oleh Kasubag Teknis Penyelenggaraan, Partisipasi dan Humas Dalam sosialisasi ini aplikasi Sistem Informasi Partai Politik (Sipol) juga turut dikenalkan kepada seluruh SDM.  Sesuai keputusan KPU Nomor 195 Tahun 2022, aplikasi Sipol sebagai aplikasi pendukung yang digunakan dalam memfasilitasi pelaksanaan tahapan pendaftaran, verifikasi, dan penetapan partai politik peserta pemilu serta pengelolaan data dan dokumen partai politik secara berkelanjutan.  Pengguna aplikasi ini terdiri dari partai politik, KPU dan Bawaslu sebagai viewer. Bagi penyelenggara pemilu Sipol digunakan untuk pengisian data partai politik, penerimaan pendaftaran, verifikasi dan penetapan serta memonitoring progress pengisian data partai politik. Sementara Sipol bagi partai politik digunakan untuk melakukan pengisian data partai politik. Dengan adanya sosialisasi ini diharapkan SDM memiliki pemahaman yang sama tentang tahapan Pendaftaran, Verifikasi, dan Penetapan Partai Politik Peserta Pemilu dan memahami cara kerja aplikasi Sipol. (Nars)

KPU Kabupaten Sleman Gelar Siaran Pers Sosialisasi Peraturan KPU Nomor 4 Tahun 2022 tentang Pendaftaran, Verifikasi, dan Penetapan Partai Politik Peserta Pemilu Anggota DPR dan DPRD

Sleman (01/08) – KPU Kabupaten Sleman menyelenggarakan siaran pers sosialisasi Peraturan KPU Nomor 4 Tahun 2022 tentang Pendaftaran, Verifikasi, dan Penetapan Partai Politik Peserta Pemilu Anggota DPR dan DPRD kepada awak media cetak, elektronik maupun online (01/08).  Sosialisasi kepada awak media sebagai bentuk diseminasi informasi. dok. foto Temu Awak Media dalam rangka Sosialisasi KPU Nomor 4 Tahun 2022 Sebagai pengantar, Ketua KPU Kabupaten Sleman Trapsi Haryadi menyampaikan bahwa media memiliki peran penting untuk memberikan informasi kepada masyarakat.  Saat ini Peraturan KPU sudah terbit yakni Peraturan KPU Nomor 3 Tahun 2022 tentang Tahapan dan Jadwal Penyelenggaraan Pemilihan Umum Tahun 2014 serta Peraturan KPU Nomor 4 Tahun 2022 tentang Pendaftaran, Verifikasi, dan Penetapan Partai Politik Peserta Pemilihan Umum Anggota Dewan Perwakilan Rakyat dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah. Ketua Divisi Teknis Penyelenggaraan KPU Kabupaten Sleman, Noor Aan Muhlishoh menyampaikan pokok siaran pers kepada media bahwa KPU RI telah menetapkan  tahapan pendaftaran, verifikasi dan penetapan partai politik peserta Pemilu 2024 berdasarkan Peraturan KPU Nomor 4 Tahun 2022. Pendaftaran partai politik dimulai pada hari Senin, 1 Agustus sampai dengan hari Minggu, 14 Agustus 2022 mendatang. Waktu pendaftaran dilaksanakan mulai pukul  08.00-16.00 WIB, kecuali pada hari terakhir tanggal 14 Agustus 2022, pendaftaran dilaksanakan pada pukul 08.00-23.59 WIB. dok. foto Awak media cetak/elektronik/online hadir dalam jumpa pers Pendaftaran dilakukan oleh pimpinan partai politik calon peserta pemilu atau perwakilan yang diberi kuasa untuk mewakilkan dengan menyampaikan dokumen surat pendaftaran partai politik dan surat pernyataan yang ditandatangani pimpinan partai politik tingkat pusat dan diserahkan ke KPU RI, sehingga KPU Kabupaten Sleman tidak menerima dokumen apapun terkait dengan proses pendaftaran. Namun demikian, KPU Kabupaten Sleman membuka layanan helpdesk di kantor KPU Kabupaten Sleman untuk memfasilitasi partai politik calon peserta pemilu sampai dengan kegiatan penetapan partai politik peserta pemilu tanggal 14 Desember 2022 dengan memberikan pelayanan konsultasi hal-hal terkait pendaftaran, verifikasi dan penetapan partai politik peserta pemilu kepada partai politik calon peserta pemilu serta memberikan pelayanan terkait konsultasi dan fasilitasi penggunaan aplikasi Sipol. Pelayanan helpdesk secara tatap muka dilaksanakan pada pukul 08.00 WIB s.d pukul 17.00 WIB. Noor Aan menambahkan bahwa partai politik yang dapat menjadi calon peserta pemilu yaitu; Pertama, partai politik yang memenuhi ambang batas perolehan suara paling sedikit 4 % dari perolehan suara sah secara nasional hasil pemilu terakhir. Kedua, partai politik yang tidak memenuhi ambang batas perolehan suara paling sedikit 4 % dari perolehan suara sah secara nasional hasil pemilu terakhir dan memiliki keterwakilan di tingkat DPRD provinsi dan/atau DPRD kabupaten/kota. Ketiga, partai politik yang tidak memenuhi ambang batas perolehan suara paling sedikit 4 % dan perolehan suara sah secara nasional hasil pemilu terakhir dan tidak memiliki keterwakilan di tingkat DPRD provinsi dan/atau DPRD kabupaten/kota. Keempat, partai politik yang tidak menjadi peserta pemilu dalam pemilu terakhir. Partai politik kategori pertama akan ditetapkan menjadi peserta pemilu jika memenuhi persyaratan berdasarkan hasil verifikasi administrasi. Untuk partai politik kategori kedua, ketiga dan keempat akan ditetapkan menjadi peserta pemilu jika memenuhi persyaratan berdasarkan hasil verifikasi administrasi dan verifikasi faktual. Dengan adanya siaran pers mengenai Peraturan KPU Nomor 4 Tahun 2022 tersebut diharapkan media dapat menyebarluaskan informasi kepada masyarakat luas dan lebih khusus bagi calon peserta pemilu di tingkat Kabupaten Sleman. (Nars&Cls)